200 Ton Pupuk NPK Tertahan dalam Kapal di Labuan Bajo

perusahan pemenang tender untuk menyediakan tenaga buruh pengangkut pupuk sedang mengalami masalah internal.

200 Ton Pupuk NPK Tertahan dalam Kapal  di Labuan Bajo
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Suasana di Pelabuhan Labuan Bajo beberapa waktu lalu.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM|LABUAN BAJO--Sebanyak 200 lebih ton Pupuk NPK jatah untuk Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), saat ini masih tertahan di dalam kapal di Pelabuhan Labuan Bajo.

Baca: Peternak ini Bunuh 49 Wanita dan Membuat Daging Korban Jadi Seperti ini, Bikin Merinding dan Geli

Ratusan ton pupuk yang didistribusi dari produsen pupuk Petro Kimia Gersik di Surabaya itu, belum bisa diangkut ke darat karena persoalan buruh.

Kapal pengangkut pupuk tersebut sudah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo, sejak Hari Senin (22/1/2018). Namun hingga Kamis (25/1/2018) belum bisa dibongkar dari pelabuhan.

Baca: Kantor Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Terancam Ambruk

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Mabar, Anggalinus Gapul, mengatakan itu saat dikonfirmasi Pos Kupang, Kamis siang tentang kelangkaan pupuk di Mabar saat ini.

Menurutnya, perusahan pemenang tender untuk menyediakan tenaga buruh pengangkut pupuk sedang mengalami masalah internal.

Baca: VIDEO: Tonton Yuk! Saat Ibu Lala Marion Jola Mengadu ke P2TP2A NTT

"Saat ini ada dua ratus ton lebih Pupuk NPK masih di pelabuhan dan belum bisa diangkut. Mudah-mudahan besok sudah bisa dibongkar. Pupuk tersebut diangkut dari Surabaya, yakni dari produsen Petro Kimia Gersik. Kapal pengangkutnya sudah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo sejak Hari Senin," kata Anggalinus.

Baca: Prestasi Malah Difitnah, Pengakuan Ibu Kandung Lala Marion: Marion Sering Telepon dan Menangis

Pihaknya kata dia, baru mendapat informasi tersebut setelah memanggil distributor pupuk pada Hari Rabu (24/1/2018).

Dia memanggil distributor ke kantornya, untuk menanyakan sebab musabab kelangkaan Pupuk NPK.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help