Netralitas ASN Dalam Menyongsong Pilkada di Sikka Diragukan. Ini Contohnya

Oknum ASN di lingkup Pemkab Sikka diadukan ke Panwaslu gara-gara masalah yang satu ini

Netralitas ASN Dalam Menyongsong Pilkada di Sikka Diragukan. Ini Contohnya
Pos Kupang/Egy Moa
Anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmianto, S.Fil, menyerahkan bukti pengaduan dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Sikka ke Panwaslu Sikka di Pulau Flores, Selasa (23/1/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Netralitas segelintir oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintahan Kabupaten Sikka, Pulau Flores dalam pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka patut dipertanyakan.

Seorang oknum yang diduga ASN di salah satu kantor dinas otonom Markus Mau, memesan atribut kampanye untuk pasangan Ansar-Raga (Drs.Yoseph Ansar Rera dan Rafael Raga).

Anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmianto, S.Fil, membawa bukti kwitansi pemesanan atribut mengadukannya kepada Panwaslu Kabupaten Sikka di Jalan Hogor Hini, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Selasa (23/1/2018) siang.

Laporan diterima anggota Komisioner Panwaslu, Aswan Abola, S.Sos. "Kami punya bukti kwitansi yang kami dapat dari Fun Digital Advestising saksi yang mengetahui kronologi kasus ini," beber Manto, sapaan Yoseph Karmianto, kepada wartawan di Sekretariat Panwaslu Sikka.

Manto menghendaki bila terdapat bukti yang cukup oknum ASN yang ditenggarai tidak netral dihukum menurut ketentuan perundangan pemilukada dan UU ASN.

Dia minta semua ASN tidak perlu bermain-main dengan politik praktis dalam pemilukada 2018.

"Kami minta Panwass proses sampai tuntas. Kami siap berikan bukti-butki pendukung dan saksi. Keterlibatan oknum ASN menjadi bukti bahwa ASN tidak netral. Ini sudah terbukti. Panwas harus berani tindak tegas lakukan proses hukum," pinta anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sikka.

Sebuah kwitansi yang menjadi bukti Fun Digital Advertising tertera nama pemesan Markus Mau, pesanan Ansar-Raga ukuran 3x1 meter sejumlah satu buah harga Rp 90.000 dibayar lunas. Pemesanan dilakukan 20 Januari 2018. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help