Dalam Perayaan Natal Bersama, Gubernur NTT Frans Lebu Raya Mengingatkan ASN Soal Ini

Ia mengaku dirinya juga ditanya jaminan terkait netralitas pegawai negeri di lingkup pemerintahannya dalam menyambut

Dalam Perayaan Natal Bersama, Gubernur NTT Frans Lebu Raya Mengingatkan ASN Soal Ini
Pos Kupang/Eflin Rote
Gubernur NTT, Frans Lebu Raya 

POS KUPANG.COM, KUPANG- Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahannya agar dapat menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada 2018.

"Sebentar lagi kita akan Pilkada untuk pemilihan gubernur dan bupati di 10 kabupaten, karena itu saya minta agar ASN tetap menjaga netralitas sebagai pegawai negeri," kata Gubernur Frans Lebu Raya dalam acara Natal Bersama semua unsur pimpinan organisasi perangkat daerah dan ratusan pegawai negeri lingkup pemerintah provinsi di Kupang, Jumat (19/1/2018).

Gubernur dua periode itu mengingatkan agar ASN menjaga sikap netralitasnya dalam Pilkada sesuai amanat Undang-undang yang berlaku.

Ia mengaku dirinya juga ditanya jaminan terkait netralitas pegawai negeri di lingkup pemerintahannya dalam menyambut Pilkada 2018.

"Saya bilang, yah saya menjamin netralitas pegawai negeri di pemerintahan ini," katanya.

Menurutnya, terdapat dua makna netralitas, pertama untuk TNI-Polri yang tidak memiliki hak pilih karena dituntut untuk betul-betul tidak memihak calon tertentu dalam pelaksanaan Pilkada sesuai aturan yang berlaku.

Kedua, katanya, netralitas yang dituntut dari setiap aparatur sipil negara meskipun memiliki hak pilih dalam Pilkada.

"Makna netralitas ini memang masih perlu dibicarakan panjang lebar untuk didefinisikan secara pasti, karena ASN dituntut netral tapi memilih, kalau netral seperti TNI-Polri yang tidak memilih itu jelas," katanya.

Namun demikian, Gubernur mengingatkan ASN tetap menjaga netralitasnya dengan tidak menggunakan atribut maupun posisi atau jabatannya untuk berpolitik praktis dalam Pilkada.

"Biarkan proses Pilkada berlangsung sebagaimana mestinya dan ASN tetap menjalankan tugasnya melayani masyarakat di daerah ini dengan baik," katanya.

Dalam tahun 2018 ini, NTT akan menggelar Pilkada serentak untuk memilih gubernur-wakil gubernur serta bupati-wakil bupati di 10 kabupaten.

Ke-10 kabupaten yang akan menggelar pilkada bersamaan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur itu adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya dan Rote Ndao.*

Editor: Putra
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help