Pilgub NTT

Titu Eki Mengaku Diminta Rp 10 Miliar Oleh Parpol

Titu Eki mengatakan kegagalannya maju Pilgub NTT karena Parpol menerapkan politik transaksional.

Titu Eki Mengaku Diminta Rp 10 Miliar Oleh Parpol
DOK POS KUPANG
Bupati Kupang, Ayub Titu Eki 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edi Hayon

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Bupati Kupang, Ayub Titu Eki gagal bertarung di Pilgub NTT meski sebelumnya digadang-gadang menjadi calon gubernur NTT.

Titu Eki tidak berhasil mendapat pintu partai politik (Parpol).

Sepuluh Parpol yang memiliki kursi di DPRD Provinsi NTT tidak satu pun mengusung Titu Eki.

Dukungan Parpol terbagi kepada empat pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT.

PDI Perjuangan dan PKB mengusung Marianus Sae-Emilia Nomleni.

Pasangan Viktor Laiskodat-Josep Nae Soi diusung Partai Golkar, NasDem dan Partai Hanura.

Pasangan Esthon Foenay-Christian Rotok diusung Partai Gerindra dan PAN.

Sedangkan pasangan calon Benny K Harman-Benny Litelnoni diusung Partai Demokrat, PKPI dan PKS.

Titu Eki mengatakan kegagalannya mendapat pintu karena Parpol menerapkan politik transaksional.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help