Soal Rekrut Tenaga Honorer, Ini Reaksi Lanjutan Bupati Flotim

Ini reaksi dari Bupati Flotim terkait rekrut tenaga honorer yang tidak sesuai aturan yang berlaku

Soal Rekrut Tenaga Honorer, Ini Reaksi Lanjutan Bupati Flotim
Pos Kupang/Feliks Janggu
Bupati Flotim,Antonius Hubertus Gege Hadjon 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon menanggapi serius perekrutan diam-diam ratusan tenaga honorer di lingkup Dinas Kesehatan Flores Timur per 2017 dan 2018.

Bupati Anton kepada partai pengusungnya pada penutupan tim pemenangan dirinya dan wakil bupati di rumah BEREUN Selasa malam (16/1/2018) menegaskan ia dan wakil bupati Agustinus Payong Boli sudah membatalkan perekrutan honorer tersebut.

Ia menjelaskan alasannya, perekrutan itu bertentangan dengan komitmen awal keduanya dalam setiap kampanye dengan masyarakat.

Penegasan Bupati Anton di hadapan partai koalisi (PDIP, Gerindra dan PAN) serta tim suksesnya itu mendapat tepuk tangan dukungan.

Bupati Anton mengatakan, perekrutan tenaga honorer akan tetap dengan mekanisme mereka yang senior dalam bertugas akan diutamakan.

Meski akan menuai pro kontra, kata Bupati Anton, penegasan sikap merumahkan kembali 83 tenaga kontrak yang direkrut Dinas Kesehatan Flotim itu harus diambil.

Demi keadilan, kata Bupati Anton, keputusan yang mungkin akan menyakitkan hati harus diambil oleh pemerintah.

Ia menambahkan banyak tenaga sukarela di pelosok-pelosok Flotim bekerja dengan harapan yang sama diangkat menjadi tenaga honorer.

Semua orang mengklaim akan mengklaim telah lama berkarya dan meminta diprioritaskan.

"Lima tahun berkarya itu lama. Enam tahun itu juga lama. Tujuh tahun itu lama, tapi yang paling lama di antara mereka pasti yang mengabdi delapan tahun. Kita pasti pilih yang delapan tahun," kata Bupati Anton.

Penegasan yang sama disampaikan wakil bupati Agustinus Payong Boli. Agus Boli juga diberi kesempatan berbicara di depan tim pemenang dan partai koalisi.

Agus Boli mengatakan, keputusan bupati membatalkan 83 tenaga kontrak yang direkrut Dinkes Flotim itu sebuah keputusan teput.

Keputusan itu akan meredakan polemik yang sudah muncul beberapa hari belakangan ini. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help