Kasus Korupsi Yang Tertunda Tahun 2017 di Ende Akan Segera Dituntaskan

Kejaksaan Negeri Ende bertekad untuk segera menuntaskan kasus korupsi. Ini penjelasan Kajari Ende

Kasus Korupsi Yang Tertunda Tahun 2017 di Ende Akan Segera Dituntaskan
Pos Kupang/Romualdus Pius
Kajari Ende, Muji Murtopo, SH 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Kejaksaan Negeri Ende komit untuk menyelesaikan tiga perkara korupsi yang terbawa dari tahun 2017, yakni: Dugaan korupsi pembangunan gedung sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kasus korupsi pada pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN Ine Pare di Kecamatan Detukeli serta penyalahgunaan dana PNPM di Kecamatan Kelimutu.

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Muji Martopo, SH mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Selasa 16/1/2018) ketika dikonfirmasi perihal kasus-kasus dugaan korupsi yang akan ditangani oleh Kejaksaan Negeri Ende pada tahun 2018 yang terbawa dari tahun sebelumnya.

Kajari Muji yang didampingi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Abdon Toh mengatakan untuk kasus pembangunan sentra UMKM dengan tersangka, Abidin Haji Suleman (AHS) Kejaksaan Negeri Ende telah menyelesaikan dakwaan dan oleh jaksa penuntut umum akan segera melimpahkan perkaranya ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Begitupun dengan kasus pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN Ine Pare di Kecamatan Detukeli berkasnya sudah lengkap untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Hal yang sama juga pada kasus dugaan korupsi dana simpan pinjam PNPM Mandiri di Kecamatan Kelimutu.

Dua kasus itu sudah siap dan dalam waktu dekat prosesnya selesai.

Kajari Muji merincikan, kerugian Negara yang ditimbulkan dalam tiga kasus dugaan korupsi masing-masing untuk kasus pembangunan gedung sentra UMKM sebesar Rp 333.000,000 sedangkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN Ine Pare di Kecamatan Detukeli sebesar 240.000.000 dan dugaan korupsi pada unit simpan pinjam PNPM Mandiri di Kecamatan Kelimutu sebesar Rp 220.000.000.

Ia mengatakan, ketiga kasus itu adalah yang terbawa dari tahun sebelumnya dan harus diselesaikan di tahun 2018 guna memberikan kepastian hukum kepada para tersangka.

Dikatakan, pihak Kejaksaan Negeri Ende tetap berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai perkara terutama kasus korupsi karena hal tersebut selain merupakan komitmen pemerintah juga untuk memberikan keadilan bagi masyarakat.

Kasus-kasus yang terbawa dari tahun-tahun sebelumnya akan segera diselesaikan dalam tahun 2018 ini dan tiga kasus itu tidak lama lagi selesai karena memang berkasnya sudah rampung.

Selain menyelesaikan tiga perkara korupsi, kata Muji, pihak Kejaksaan Negeri Ende juga akan tetap mengusut berbagai dugaan korupsi yang mungkin terjadi sepanjang tahun 2018 ini.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan kepada masyarakat untuk memberikan informasi terkait dengan dugaan penyimpangan yang mungkin terjadi di masyarakat.

Pelaksaan pemberantasan korupsi tentu tidak hanya menjadi kewajiban aparat penegak hokum namun semua pihak terutama masyarakat maupun penyelenggara Negara dengan tidak melakukan tindak pidana korupsi. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved