PosKupang/

Pilkada Kabupaten Kupang

Lima Paket Paslon Resmi Mendaftar di KPU

Sebanyak lima paket dimana empat paket maju melalui pintu partai politik (Parpol) dan satu paket maju dari jalur independen

Lima Paket Paslon Resmi Mendaftar di KPU
Ilustrasi.(TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM|OELAMASI--Sebanyak lima paket dimana empat paket maju melalui pintu partai politik (Parpol) dan satu paket maju dari jalur independen, secara resmi telah mendaftarkan paket bakal calon untuk maju pada pilkada Kabupaten Kupang 2018.

Lima paket tersebut yakni, pasangan Hendrik Paut-Aljeri Monas (Paket Harmoni) yang diusung Partai Demokrat dan PKPI dan paket pasangan Korinus Masneno-Jerry Manafe (Paket Komitmen) yang diusung Partai Golkar dan NasDem, Paket bakal calon bupati (Bacabup), Drs. Silfester Banfatin dan bakal calon wakil bupati (bacawabup), Johny Oettemoesoe, SE, atau Paket Terkini yang diusung partai Gerindra dan PAN, dan pasangan Nelson O Matara dan Bernard Bait diusung PDIP dan PKB serta paket independen "Suka Melayani" yakni Melianus Akulas, ST dan Joao Antonio de Jesus Costa, S.H.

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk, melalui Juru bicara, Imanuel Ballo, kepada Pos Kupang, Senin (14/1/2018) menjelaskan, sejak pembukaan pendaftaran paslon oleh KPU Kabupaten Kupang, berturut-turut mendaftar yakni tanggal 8 Januari dua paket yakni Hendrik Paut-Aljeri Monas (Paket Harmoni) yang diusung Partai Demokrat dan PKPI dan paket pasangan Korinus Masneno-Jerry Manafe (Paket Komitmen) yang diusung Golkar dan NasDem.

Kemudian tanggal 10 Januari ada tiga paket yang mendaftar yakni Paket bakal calon bupati (Bacabup), Drs. Silfester Banfatin dan bakal calon wakil bupati (bacawabup), Johny Oettemoesoe, SE, atau Paket Terkini yang diusung partai Gerindra dan PAN, dan pasangan Nelson O Matara dan Bernard Bait diusung PDIP dan PKB sertapaket independen "Suka Melayani" yakni Melianus Akulas, ST dan Joao Antonio de Jesus Costa, S.H.

Seluruh berkas yang diserahkan khusus paslon yang maju melalui pintu partai, sudah sesuai persyaratan tetapi harus diteliti kembali.

Apabila masih mengalami kekurangan maka akan disampaikan melalui penghubung masing-masing paslon untuk dilengkapi. Khusus untuk paket independen, kata Ballo, walaupun mereka melakukan pendaftaran, tetapi dari segi persyaratan memang masih harus melengkapi kembali kekurangan dukungan.

Pasalnya, setelah dilakukan pleno di KPU, paket independen masih mengalami kekurangan dukungan KTP sebanyak 2.949 dukungan dan sesuai syarat untuk memenuhi dukungan minimal maka kekurangan tersebut ditambah dua kali lipat atau harus memasukan lagi 5.898 dukungan ke KPU tanggal 18- 20 Januari 2018 mendatang.

"Memang lima paket ini sudah daftar tetapi kami harus teliti lagi berkas. Kalau ada kekurangan tentu kami sampaikan agar dilengkapi. Untuk paket independen memang sejak pleno kita sudah informasikan bahwa mereka tetap punya hak mendaftar, tetapi syarat dukungan yang masih kurang harus dimasukan sesuai jadwal. Setelah itu kita verifikasi lagi untuk mendapatkan kepastian apakah dukungan KTP tersebut benar-benar sesuai dengan data yang dimasukan atau tidak. Jadi proses untuk paket independen masih berlanjut," kata Ballo.

Menurutnya, sesuai jadwal setelah pendaftaran dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. Untuk paket yang sudah mendaftar di KPU, saat ini mereka tengah melakukan pemeriksaan kesehatan di RSU Prof. WZ Johanes Kupang termasuk tes psikologi lagi untuk tiap paslon.

Ballo juga menambahkan, selama proses pendaftaran paslon, tidak ada persoalan dan semuanya berjalan aman, lancar karena pengamanan cukup bagus oleh aparat dari Polres Kupang termasuk tim panwaslu Kabupaten Kupang.(*)

Penulis: Edy Hayon
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help