Berkunjung ke AS, Bupati Cantik Ini Dinonaktifkan Mendagri, Ini Klarifikasinya

Justru ia merasa aneh, harusnya surat tersebut diserahkan dulu ke dirinya, tapi malah sudah beredar di media sosial.

Berkunjung ke AS, Bupati Cantik Ini Dinonaktifkan Mendagri, Ini Klarifikasinya
Instagram
Sri Wahyumi Maria Manalip 

POS-KUPANG.COM - Sri Wahyumi Manalip (SWM) tak rela dinonaktifkan sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud.

Ia menyangsikan keputusan Mendagri, dan merasa masih sebagai bupati Talaud definitif, apalagi Mantan Ketua DPC PDIP Talaud ini belum menerima Surat Keputusan (SK) pemberhentian dirinya selama tiga bulan.

Justru ia merasa aneh, harusnya surat tersebut diserahkan dulu ke dirinya, tapi malah sudah beredar di media sosial.

"Walaupun SK-nya sudah beredar di medsos namun belum saya terima. Jadi, saya masih tetap menjalankan tugas sebagai bupati definitif," kata SWM pada konferensi pers di aula lantai dua kantor pusat Rumah Sakit Kandouw, Jumat (12/1/2018).

SWM menilai hal ini sebagai bentuk penyoliman bagi dirinya yang sedang dalam kontestasi Pilkada Talaud 2018. Sri maju dari jalur perseorangan setelah perseteruannya dengan PDIP. "Ini penyoliman," ungkapnya.

Ia merasa dirugikan, baginya hal ini semacam kampanye hitam dalam keikutsertaannya di Pilkada Talaud.

"Ini black campaign. Padahal, situasi Talaud sementara kondusif," ujarnya saat dalam proses tes kesehatan calon kepala daerah Talaud.

Sri pun membela diri soal kepergiannya ke Amerika Serikat yang menjadi dasar pemberhentiannya. Ia memenuhi undangan dan belajar kemaritiman," kata dia.

Ia mengaku tidak membawa staf, juga tidak memakai biaya daerah. Keberangkatannya bukan untuk bersantai, namun belajar untuk kemajuan daerah.

SWM protes dinonaktifkan, tapi Pemprov tetap menjalankan prosedur pemberhentian.

Sri Wahyumi Manalip
Sri Wahyumi Manalip (Instagram)
Halaman
123
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help