Tim Pakar Revolusi Pertanian Malaka Ajak Petani Terapkan Pola Tanam Jajar Legowo

Heri mengajak para petani untuk menerapkan pola tanam tersebut untuk meningkatkan produktivitas pertanian

Tim Pakar Revolusi Pertanian Malaka Ajak Petani Terapkan Pola Tanam Jajar Legowo
POS KUPANG/DION KOTA
Tim pakar Revolusi Pertanian Malaka (RPM) sedang memberikan sosialisasi terkait pola tanam jajar legowo 2:1 kepada para petani. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Tim pakar Revolusi Pertanian Malaka ( RPM) yang dipimpin Dr. Heri Kotta melakukan sosialisasi pola tanam Jajar Legowo 2:1 kepada para petani di Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Jumat (12/1/2018).

Heri mengajak para petani untuk menerapkan pola tanam tersebut untuk meningkatkan produktivitas pertanian khususnya tanaman padi.

"Sudah sejak tahun 2017 lalu kita melakukan sosialisasi terkait pola tanam Jajar Legowo kepada petani. Namun hingga saat ini belum semua petani menerapkan pola tanam tersebut. Kebanyakan masih ragu dengan hasil yang diperoleh nantinya. Karena itu, kita terus menggencarkan sosialisasi pola tanam ini untuk mengajak para petani beralih ke pola tanam Jajar legowo," ungkap Heri.

Terkait keunggulan pola tanam Jajar legowo, Heri menjelaskan, dengan menggunakan pola tanam tersebut akan memberikan ruang yang cukup bagi tanaman padi untuk menerima cahaya matahari secara merata.

Pola tanam ini juga memberikan ruang yang cukup bagi tanaman padi dalam menyerap nutrisi di dalam tanah.

Selain itu, dengan pola tanam tersebut akan semakin banyak bibit padi yang bisa ditanam.

"Dengan unggulan tersebut tentunya akan meningkatkan produktivitas pertanian. Oleh sebab itu kita berharap para petani di Malaka mau beralih dari pola tanam konvensional kepada pola tanam Jajar legowo," ajak pria berkaca mata ini.

Terkait tindak lanjut dari sosialisasi tersebut, dikatakan Heri, pada tanggal 20 Januari mendatang tim pakar RPM akan turun langsung bersama-sama para petani di Desa Wehali guna menanam bibit padi dengan pola tanam jajar legowo.

Dirinya juga menegaskan tim pakar RPM akan terus mendampingi para petani sampai benar-benar mandiri.

"Benih padi inpari 30 sudah disemaikan dan tanggal 20 mendatang akan kita tanam dengan pola tanam jajar legowo bersama petani di Desa Wehali. Dari Desa Wehali, kita (Tim pakar,red) akan berpindah ke kelompok tani lainnya untuk menyosialisasikan pola tanam jajar Legowo," tuturnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help