Sumba Hospitality Masuk Nominasi Meraih Penghargaan Dunia Bidang Pariwisata di Spanyol

Yayasan Sumba Hospitality masuk nominasi meraih penghargaan dunia bidang pariwisata kategori inovation in tourism.

Sumba Hospitality Masuk Nominasi Meraih Penghargaan Dunia Bidang Pariwisata di Spanyol
pos kupang/alfons nedabang
Inge de Lathauwer 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Yayasan Sumba Hospitality - non goverment organization - masuk nominasi meraih penghargaan dunia bidang pariwisata kategori inovation in tourism.

Penghargaan diberikan organisasi pariwisata dunia atau Word Tourism Organization (WTO).

WTO merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani pariwisata. Markas besarnya berada di Madrid, Spanyol.

Yayasan Sumba Hospitality menaungi Sekolah Hotel Sumba Hospitality di Manangaaba, Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Direktris Yayasan Sumba Hospitality, Redempta Bato menjelaskan hal ini via pesan WhatsApp sebelum bertolak dari Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya menuju Madrid, Spanyol, Kamis (11/1/2018) siang.

Pendiri dan pengurus Yayasan Sumba Hospitality
Pendiri dan pengurus Yayasan Sumba Hospitality (istimewa)

Wanita yang akrab disapa Dempta ini mengatakan, Ia bersama pendiri Sumba Hospitality, Inge de Lathauwer diundang ke Spanyol oleh panitia untuk mengikuti serangkaian kegiatan, termasuk presentasi materi tentang pariwisata.

Acara dipusatkan di Veneu, Paraninfo, Universidad Complutnse de San Berbardo Madrid.

"Kami akan presentasi materi dengan topik educating and empowering local communities for sustainable tourism futures pada tanggal 15 Januari," jelasnya.

Dempta menjelaskan awal mula keikutsertaan Sumba Hospitality dalam ajang internasional tersebut.

Ia menuturkan, pada bulan Agustus 2017, Sumba Hospitality mendapatkan informasi dari Kementerian Pariwisata tentang seleksi yang dilaksanakan WTO.

Calon peserta harus mengantongi rekomendasi dari pemerintah daerah serta lembaga non pemerintah yang bergerak di bidang pariwisata.

Halaman
123
Editor: Alfons Nedabang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help