PosKupang/

Setor Uang kepada ' Bendahara', Listrik di Ndikosapu Ende Belum Menyala, Pihak ini Prihatin!

Erik mengatakan bahwa pihaknya memang sempat mendapatkan pengaduan dari warga perihal proses pemasangan listrik di Desa Ndikosapu

Setor Uang kepada ' Bendahara', Listrik di Ndikosapu Ende Belum Menyala, Pihak ini Prihatin!
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Erikos Emanuel Rede

Laporan Reporter Pos Kupang.com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Anggota DPRD Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Rede mengatakan bawha DPRD Kabupaten Ende akan memfasilitasi pertemuan antara pihak rekanan juga kepada desa dan PT PLN Area Flores Bagian Barat pada, Senin (15/1/2018).

Hal tersebut dikatakan Erik saat ditanya tentang pengaduan masyarakat Desa Ndikosapu, Kecamatan Lepembusu Kelisoke terkait dengan belum dipasangnya listrik di desa mereka padahal mereka sudah membayar uang muka untuk proes pemasangan.

Erik mengatakan bahwa pihaknya memang sempat mendapatkan pengaduan dari warga perihal proses pemasangan listrik di Desa Ndikosapu yang masih terhambat sejak tahun 2013.

Menurut warga mereka sudah menyetor uang kepada rekanan
melalui bendahara namun demikian listrik tak kunjung nyala hingga hari ini.

Untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang dialami warga DPRD Kabupaten Ende berencana memanggil pihak-pihak terkait baik itu rekanan dan juga PT PLN agar bisa diketahui permasalahanya sehingga permasalahan listrik di Desa Ndikosapu bisa terselesaikan.

Petemuan multi pihak perlu dilakukan agar bisa didengar keterangan yang seimbang sehingga jalan keluar yang ditempuh bisa menguntungkan semua pihak.

"Kami baru mendengar keterangan secara sepihak dari warga kami juga perlu mendengar keterangan dari pihak rekanan dan juga PT PLN Area Flores Bagian Barat. Kami ingin mendengar penjelasan dari pihak rekanan mengapa sejak tahun 2013 warga sudah bayar uang untuk proses pemasangan namun listrik tak kunjung nyala begitupun dengan PLN,"kata Erik.

Terkait dengan permasalahan listrik yang ada di Desa Ndikosapu, Erik mengatakan bahwa pihaknya sangat menyangkan padahal warga sudah menyelesaikan kewajibanya sejak tahun 2013 lalu namun entah kenapa listrik hingga kini tak juga nyala.

Erik juga meminta kepada PT PLN tak lepas tangan atas persoalan yang dialami oleh warga hal ini dirasa perlu agar warga tidak selalu dirugikan dengan ulah oknum rekanan.

Erik mengatakan bahwa persoalan yang terjadi di Desa Ndikosapu bukan pertama kali yang dihadapi oleh DPRD Kabupaten Ende. DPRD Ende kerap kali mendapatkan pengaduan serupa dari desa dan kecamatan lain di Kabupaten Ende.

Oleh karena itu pihaknya mengharapkan kepada para rekanan selaku instalator listrik hendakya bekerja secara profesional sehingga tidak merugikan masyarakat.(*)

Penulis: Romoaldus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help