Stadion Utama GBK Siap Digunakan Saat Asian Games 2018

pada 14 Januari 2018 petang, Bapak Presiden direncanakan akan meresmikan stadion ini, sekaligus menyaksikan pertandingan persahabatan

Stadion Utama GBK Siap Digunakan Saat Asian Games 2018
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Dokumentasi--Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menendang bola ketika meninjau proyek renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2017). Rombongan mengunjungi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Arena Aquatic serta Istora Senayan untuk mengecek persiapan venue jelang perhelatan Asian Games 2018. 

POS KUPANG.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan bahwa renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) telah selesai 100 persen dan siap digunakan untuk Asian Games XVIII Tahun 2018.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana SUGBK dengan menggelar pertandingan uji coba antara pimpinan Kementerian PUPR dengan PT Adhi Karya, Kamis (11/1) malam.

"Kemudian, pada 14 Januari 2018 petang, Bapak Presiden direncanakan akan meresmikan stadion ini, sekaligus menyaksikan pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Indonesia melawan Islandia," kata Basuki.

Basuki menegaskan, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas renovasi SGBK tersebut, harus melakukan uji coba untuk melihat kualitas pencahayaan, rumput, tata suara, dan papan skor.

"Untuk `lightingnya` (pencahayaan) saya dapat informasi ini salah satu yang terbaik di dunia, namun akan diungguli oleh Stadion (Olimpiade dan Paralimpiade) Tokyo 2020," kata Menteri Basuki.

Pencahayaan berkekuatan 3.500 lux atau tiga kali lebih terang dari sebelumnya. Namun karena menggunakan sistem pencahayaan LED, konsumsi listrik lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional dan memiliki kualitas pencahayaan tiga kali lebih baik.

Sistem pencahayaan juga terintegrasi dengan sistem tata suara yang berkekuatan hingga 80 ribu watt PMPO. "Tata suara SUGBK lebih baik dari sebelumnya, sehingga pada upacara pembukaan nanti terutama saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya akan lebih dramatis," ujarnya pula.

Kualitas kursi juga lebih bagus dengan jenis satu kursi (single seat) dan lipat (flip up) telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi. Setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kg dan tidak mudah ditarik, sehingga menahan aksi vandalisme.

"Sudah mengikuti standar FIFA dalam aspek keamanan, sehingga dalam kondisi darurat, dalam waktu 15 menit, stadion sudah harus kosong," kata Menteri Basuki pula.

Dengan penggantian jenis kursi yang lebih baik itu, dibanding sebelumnya berupa kursi panjang, maka kapasitas tampung SUGBK saat ini 80.000 kursi.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help