Dana Kematian di Kopdit Swasti Sari Tidak Bergantung Pada Simpanan

Ini penjelasan direksi Kopdit Swasti Sari Kupang terkait dengan dana kematian di koperasi itu

Dana Kematian di Kopdit Swasti Sari Tidak Bergantung Pada Simpanan
Dokumen Pos Kupang
Yohanes Sason Helan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Koperasi Kredit Swasti Sari menyerahkan dana kematian kepada ahli waris meskipun simpanan yang ada di kopdit kecil.

Dana kematian ini diserahkan General Manager Kopdit Swasti Sari Yohanes Sason Helan kepada ahli waris anggota kopdit Swasti Sari yang meninggal atas nama Yosina Lidia Bani Ora yang diterima suami sekaligus sebagai ahli waris yang bernama Nikanor Bani bertempat di Desa Oehandi, Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Nda'o.

General Manager Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan kepada Pos_Kupang. Com, Kamis (11/1/2018) menjelaskan Yosina Lidia Bani Ora, S.Pd pekerjaan sebagai guru pada SDI Oehandi.

Yosina baru masuk menjadi anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Rote Nda'o pada 30 oktober 2017 dengan saldo simpanan Rp. 173.000.-

"Tapi tetap mendapatkan Dana kematian sebesar Rp. 8.000.000.
Ini bukti nyata dan bentuk kepedulian lembaga kopdit Swasti Sari kepada para anggota yang meninggal dunia. Kami tidak melihat berapa lama jadi anggota, kami tidak melihat berapa jumlah simpanan, kami juga tidak membedakan kaya atau miskin semua sama dimata kopdit Swasti Sari,"katanya.

Pada prinsipnya, Kopdit Swasti Sari bukan hanya berteman atau bersahabat saat menyimpan atau meminjam uang, tapi berteman atau bersahabat sampai pada kematian bahkan sampai pada pemakaman.

"Uang ini kecil nilainya tapi jangan melihat besar atau kecilnya tapi melihat kepedulian dari lembaga kopdit Swasti Sari dan solidaritas dari 40 ribuan anggota," ujar Yohanes Sason Helan.

Dengan uang ini paling tidak kesulitan sedikit terbantu, misalnya peti bisa terjawab, snack apa adanya untuk tamu yang hadir saat pemakaman dan untuk pembuatan kubur.

Yohanes Sason Helan menghimbau yang sudah menjadi anggota agar mencintai kopdit swasti sari sampai mati dan belum bergabung silakan masuk jadi anggota secara sukarela tidak ada unsur paksaan.

Saat ini Kopdit Swasti Sari memiliki 1 kantor pusat, 13 kantor cabang dan 26 kantor kas yang tersebar di Propinsi NTT dengan anggota 40 ribuan dan aset atau kekayaan mencapai setengah triliun rupiah, serta menjadi kebanggaan tersendiri bahwa uang sebanyak ini tidak ada bantuan dari pihak manapun uang kumpulan orang-orang kecil yang tidak bersendal, yang pakai sarung saja dan yang makan sirih pinang.(*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help