Tak Perlu Sering Bertemu Pacar Saat Baru "Jadian", Disarankan Sepekan Cukup Segini Saja

Menurut sebuah penelitian, pasangan yang baru berkencan sebaiknya mengurangi jumlah waktu bertemu.

Tak Perlu Sering Bertemu Pacar Saat Baru
thecoverage.my/Youtube
Gadis ini beri kejutan untuk pacarnya 

POS-KUPANG.COM--Namanya juga baru "jadian" pasti kamu berdua selalu ingin bertemu. Menghabiskan waktu bersama pasangan bisa membuat hari terasa lebih indah.

Tetapi, bertemu setiap hari bukan cara yang tepat untuk menghasilkan hubungan yang awet.

Menurut sebuah penelitian, pasangan yang baru berkencan sebaiknya mengurangi jumlah waktu bertemu.

Ilustrasi kencan, bertemu pacar, kekasih
Ilustrasi kencan, bertemu pacar, kekasih ((DragonImages))

Scott Carroll, psikiater dan penulis Don't Settle: How to Marry the Man You Were Meant For, percaya kunci untuk memulai sebuah hubungan yang bahagia terletak pada bertemu dengan kekasih dua kali sepekan.

"Bertemu hanya dua kali sepekan membantu Anda memiliki perasaan terdalam," katanya kepada Bravo TV.

"Perasaan terdalam ini penting karena akan membantu kita melihat masalah terhadap rasa cinta yang baru Anda mulai," katanya.

Dr Seth Meyers, seorang psikolog, baru-baru ini juga menulis tentang pertemuan saat awal kencan yang terlalu sering dapat memengaruhi hubungan secara negatif dalam jangka panjang.

"Salah satu faktor yang merusak banyak hubungan di awal adalah kecenderungan untuk mempercepat banyak hal," tulisnya di Psychology Today.

Memang ada pasangan yang menghabiskan setiap malam bersama di awal kencan dan membuatnya berhasil, namun menurut Meyers ini bukan formula yang berlaku sama untuk hubungan percintaan pada jangka panjang.

Meyers menjelaskan pasangan baru yang sepanjang waktu meningkatkan keinginan untuk berhubungan intim secara fisik dan seksual, malah dapat berisiko mengalami emosi yang terlalu cepat.

"Masalah dengan dinamika ini adalah bahwa bertemu satu sama lain terlalu sering pada awalnya malah membuat ilusi keintiman dan ketergantungan. Setiap orang tahu bahwa dibutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk benar-benar mengenal seseorang," katanya.

Namun, Meyers mengakui bahwa jika pasangan benar-benar bermaksud untuk tetap bersama, saling bertemu beberapa kali dalam seminggu seharusnya tidak menjadi masalah. (*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help