Jokowi Tiga Kali Kunjungi Bendungan Raknamo

Bendungan ini begitu spesial di mata masyarakat setempat, karena sudah tidak kali dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo.

Jokowi Tiga Kali Kunjungi Bendungan Raknamo
pos kupang/edi hayon
Presiden Jokowi didampingi Gubernur NTT, Frans Lebu Raya berada di Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, Selasa (9/1/2018). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Raknamo'>Bendungan Raknamo, berada di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bendungan ini begitu spesial di mata masyarakat setempat, karena sudah tidak kali dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada 20 Desember 2014, Presiden Jokowi turun langsung melakukan peletakan batu pertama (ground breaking).

Kemudian pada Sabtu, 25 Juli 2015 orang nomor satu di Indonesia itu kembali meninjau pembangunan bendungan yang berjarak sekitar 33 kilometer arah Timur Kota Kupang.

Terakhir pada Selasa (9/1/2018) Jokowi datang lagi untuk meresmikan bendungan itu.

Dalam sambutannya saat berada di Raknamo'>Bendungan Raknamo, Jokowi mengapresiasi pembangunan bendungan tersebut karena lebih cepat dari target.

"Perkiraan saya waktu itu pembangunannya akan berlangsung selama lima tahun, kemudian saya tawar empat tahun tetapi malah sudah selesai lebih cepat dari target. Ini karena dikerjakan siang dan malam, bendungan ini akhirnya selesai dalam tempo tiga tahun," beber Jokowi.

Dengan selesai pembangunan bendungan Raknamo ini lanjut Jokowi, tentu semua warga akan bersyukur dan bersukacita karena yang dinantikan selama ini sudah ada.

"Saya sudah tiga kali ke sini (Raknamo) untuk memastikan bahwa proses pengerjaan itu selesai sesuai yang kita inginkan. Setiap saya datang ke NTT itu masalahnya hanya satu yakni air. Di sudut manapun di NTT jika kita selesaikan ini maka kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi pasti naik," paparnya.

Di NTT, lanjut Jokowi, memeroleh tujuh buah bendungan yakni Raknamo (Kabupaten Kupang), Rotiklot (Kabupaten Belu), Napungete (Kabupaten Sikka), Temef (Kabupaten Timor Tengah Selatan), Mbay (Kabupaten Nagekeo), Kolhua (Kota Kupang), dan Manikin (Kabupaten Kupang).

Halaman
12
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help