Ini Harapan OJK Terkait Fit and Proper Tes Direksi Bank NTT

Terkait dengan fit and proper tes direksi Bank NTT, ini penjelasan dari pihak OJK

Ini Harapan OJK Terkait Fit and Proper Tes Direksi Bank NTT
Pos Kupang/Hermina Pello
Kepala OJK Provinsi NTT, Winter Marbun 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT mengharapkan agar berkas untuk pelaksanaan fit and proper tes bagi direksi Bank NTT segera dilengkapi dan dikirim ke OJK agar pelaksanaan fit and proper tes lebih cepat.

Kepala OJK Provinsi NTT, Winter Marbun yang ditemui di kantor OJK Provinsi NTT, Rabu (10/1/2018) sore mengatakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi baik itu persyaratan dalam hal kerja laporan dan proses dan syarat individu calon.

"Untuk individu calon administrasi sudah lengkap Ada satu yang belum dilaporkan oleh mereka, "ujarnya.

Winter menjelaskan, yang bekerja namanya Komite Renumerasi dan Nominasi (KRN). Dasar mereka bekerja harus ada sistem dan prosedur dan harus disahkan oleh pemegang saham.

"Itu yang belum dilengkapi dan kita masih menunggu itu. Kalau ditanyakan ke kami kapan bisa selesai ya tergantung itu. Sesuai ketentuan OJK kalau sudah lengkap selambat-lambatnya dalam waktu 30 hari sudah harus diproses," jelasnya Winter.

Selama mereka melengkapi, bersama dengan itu tanggal 31 Desember 2017 masa pengurus yang lama selesai sedang fit dan proper belum selesai.
"Untuk itu pemegang saham pengendali ambil kebijaksanaan untuk memperpanjang maka keluarlah SK Gubernur NTT dengan pertimbangan menyelamatkan kegiatan operasional bank," jelas Marbun.

Dia menegaskan, perpanjangan itu sesuai dengan ketentuan. Dengan melihat siapa yang diperpanjang.

"Tidak ada orang baru. Kalau pengurus baru harus fit dulu baru bekerja. Dengan pertimbangan itu, SK Gubernur
harus dijalankan tapi harus dikuatkan dengannya RUPS. Tapi karena RUPS tidak bisa terlaksana sampai 31 Desember maka kebijakan pemegang saham bisa dilakukan dan dengan catatan setelah itu harus dilakukan RUPS karena ketentuan, "ungkap Winter.

Menurut Winter, jika berkas itu sudah selesai maka diharapkan untuk diserahkan.

" Saya harapkan berkas bisa segera diserahkan jangan sampai tunggu RUPS, "harap Winter.

Ketua KRN, Piet Djemadu yang dikonfirmasi mengatakan berkas perbaikan berdasarkan surat OJK tanggal 12 Desember 2017 karena masih menunggu complain check list dari PLT Direktur Kepatuhan, Absalom Sine. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved