Ikatan Orang Nagi (ION) Larantuka Kupang Dideklarasi

Ini yang diingatkan Romo Louis Monteiro saat misa deklarasi Ikatan Orang Nagi (ION) di Kota Kupang

Ikatan Orang Nagi (ION) Larantuka Kupang Dideklarasi
Pos Kupang/Gordi Donofan
Anggota ION Larantuka Kupang saat misa di sekretariat ION Larantuka Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ikatan Orang Nagi (ION) Larantuka yang berdomisili di Kota Kupang resmi dideklarasi.

Prosesi deklarasi diawali dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Romo Louis Monteiro, Pr.

Dalam homili singkatnya, Romo Luoui meminta Ikatan Orang Nagi yang ada di Kota Kupang agar menjadi garam dan terang bagi dunia.

Menjadi orang Nagi harus merawat kebersamaan serta memupuk rasa persaudaraan dalam kelurga besar Nagi Kupang.

"Jadilah garam dunia. Ikatan Orang Nagi di Kota Kupang harus menghadirkan diri dalam masyarakat agar menjadi baik. Enak untuk dinikmati baik bagi diri sendiri maupun bagi sesama," pinta Romo Louis.

Ia juga mengatakan, fungsi terang itu adalah menjadi tidak gelap. Yesus dan muridnya mengajak umatnya untuk hidup dalam suasana aman.

Anggota ION Larantuka Kupang saat misa di sekretariat ION Larantuka Kupang
Anggota ION Larantuka Kupang saat misa di sekretariat ION Larantuka Kupang (Pos Kupang/Gordi Donofan)

"Yesus meminta kita untuk menjadi terang. Supaya kita orang Kristen sebagai penunjuk jalan menuju kepada Yesus," ungkap Romo Louis.

Ia mengatakan, Ikatan Orang Nagi Kupang hari ini resmi dideklarasi. Ia mengapresiasi hal itu. Karena selama ini Orang Nagi Larantuka belum ada ikatan di Kota Kupang sedangkan daerah-daerah lain sudah terbentuk.

"Kita akan mendeklarasi Ikatan Orang Nagi di Kota Kupang. Ini merupakan sesuatu hal yang bagus. Melalui ikatan kekeluargaan ini juga Yesus meminta kita menjadi garam dan terang dunia.

Kebanggaan dan kebahagiaan inilah yang mesti kita syukuri apalagi kita menjadi terang dan garam bagi dunia dan sesama, " ajak Romo Louis. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help