PosKupang/

Dominikus: Kalau Tidak Tofa Saya Pukul Pantat Mereka Pakai Duri

Dominikus selalu mengimbau masyarakat untuk membersihkan kebunnya dari rumput yang tumbuh di antara tanaman jagung.

Dominikus: Kalau Tidak Tofa Saya Pukul Pantat Mereka Pakai Duri
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Kades Naimana, Dominikus sedang berada di kebun jagung milik salah seorang warganya. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN –  Kepala Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah, Dominikus Knaofmone mengaku selalu menyempatkan diri memantau pertumbuhan jangung milik masyarakat, khususnya di lahan yang mendapatkan bantuan program Revolusi Pertanian Malaka ( RPM).

Dalam setiap peninjauan yang dilakukan, Dominikus selalu mengimbau masyarakat untuk membersihkan kebunnya dari rumput yang tumbuh di antara tanaman jagung.

"Saya bilang di masyarakat, harus tofa rumput biar jagung bisa tumbuh dengan subur. Kalau tidak saya pukul kamu (masyarakat) punya Pantat pakai duri. Itu saya saya lakukan hanya untuk memacu masyarakat agar benar-benar serius merawat tanaman jagung hingga hasilnya bisa maksimal," ungkap Dominikus saat dihubungi Pos Kupang lewat telepon selurenya, Minggu (7/1/2018) pagi.

Saat dihubungi, Dominikus mengaku sedang berada di kebun milik masyarakat guna memantau pertumbuhan jagung.

Untuk MT I, Desa Naimana mendapat bantuan olah lahan seluas 42 Ha.

Selain bantuan olah lahan, masyarakat juga diberikan bantuan bibit jagung.

Seluruh lahan yang diolah, lanjutnya, sudah ditanami dengan jagung dan saat ini ada yang sudah berbunga.

Ia mengaku, karena kedatangan bibit jagung RPM yang terlambat, sebagian masyarakat menanam menggunakan bibit jagung pribadi. 

"Saya ada di kebun masyarakat sekarang pak. Lagi lihat jagung milik masyarakat yang sudah berbunga. Jagungnya tumbuh dengan subur walaupun tanpa pupuk. Saya juga meminta pemiliknya untuk tofa kebunnya agar jagungnya tumbuh dengan subur dan buahnya bisa besar-besar," ungkapnya. 

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help