12 Kasus Korupsi yang Ditangani Kejari Ende

Muji Martopo meminta kepada masyarakat untuk secara bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pelasanaan pembangunan.

12 Kasus Korupsi yang Ditangani Kejari Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Muji Martopo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Kejaksaan Negeri Ende menangani 12 kasus korupsi selama tahun 2017.

Kajari Ende, Muji Martopo menyebut kasus korupsi dimaksud, yaitu dugaan penyalahgunaan ADD Desa Rangalaka dengan tersangka, Antonius Mola.

Penyalahgunaan dana PNPM di Kecamatan Lio Timur dengan tersangka Fransiska Floriana Wea.

Penyimpangan pembangunan gedung unit sekolah baru (USB) Ine Pare dengan tersangka, Arnoldus Galus Ratu.

Dugaan penyimpangan pembangunan gedung sentra pemasaran produk unggulan dengan tersangka Abidin Haji Soleman dan dugaan penyalahgunaan dana PNPM di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende.

Kasus lainnya, penanganan perkara dugaan korupsi di SMPN Ndona dengan tersangka, Vinsen Mbangga serta kasus swakalelo di Dinas PU Kabupaten Ende dengan 5 orang tersangka.

Penyimpangan pembangunan gedung sentra pemasaran produk unggulan dengan tersangka, Andy Sastro.

Muji Martopo mengatakan pelaksanaan penanganan tindak pidana dugaan korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Ende menunjukan komitmen pihak Kejaksaan Negeri Ende dalam penegakan hukum terkait dengan dugaan korupsi.

Oleh karena itu pihaknya meminta kepada semua pihak baik masyarakat umum ataupun penyelenggara negara juga aparat penegak hukum sekalipun agar jangan coba-coba melakukan tindak pidana korupsi karena hal itu selain merugikan diri sendiri karena yang bersangkutan akan menjalani proses hukum juga akibat tindaknya itu membawa kerugian bagi banyak orang.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved