Resiko Alami Hal ini, Kevin Schwantz Sarankan Maquez Jangan Terlalu Agresif di 2018

Memang Marquez terkenal dengan gayanya yang selalu mengendarai motor pada batas paling tinggi.

Resiko Alami Hal ini, Kevin Schwantz Sarankan Maquez Jangan Terlalu Agresif di 2018
Twitter/Fox Sports
Marc Marquez 

POS-KUPANG.COM|JAKARTA--Pebalap tim pabrikan Honda, Marc Marquez, perlu mengadopsi gaya berkendara yang tak begitu agresif terutama musim 2018. Karena yang dilakukannya saat ini berisiko besar mengalami cedera, seperti saran legenda grand prix sepeda motor Kevin Schwantz.

Baca: Demi Cinta, Pasien Kanker Menikah di RS hingga Tombol Nuklir Trump, Sajian Berita Populer Untuk Anda

Dari data pebalap yang jatuh atau crash di trek pada 2017, Marquez menempati urutan kedua terbanyak mencapai 27 kali, di mana posisi pertama Sam Lowes pebalap Aprilia.

Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, menyemprotkan sampanye untuk merayakan kemenangannya pada balapan GP Americas di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Minggu (23/4/2017).(MOTOGP.COM)
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, menyemprotkan sampanye untuk merayakan kemenangannya pada balapan GP Americas di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Minggu (23/4/2017).(MOTOGP.COM) ()

Memang Marquez terkenal dengan gayanya yang selalu mengendarai motor pada batas paling tinggi.

Schwantz juara dunia 500cc pada 1993, memang memuji kemampuan Marquez, tapi pada saat yang sama juga memperingatkan, kalau Marquez akan mengalami cedera serius kecuali jika dia menggunakan pendekatan baru ketika berkendara.

Baca: Polisi Temukan Limbah Medis Dibuang di Belakang Gedung RSUD SK Lerik Kupang

"Marquez harus menemukan cara untuk mengendarai motor dengan cepat, tapi pada saat yang sama turunkan juga resikonya, karena suatu hari Anda bisa cedera dan menyakiti diri sendiri," ujar Schwantz mengutip Motorsport.com, Rabu (3/1/2017).

"Mungkin hanya patah tulang selangka atau sesuatu yang sederhana, tapi tetap saja itu bisa memperlambat dan menurunkan performa. Marquez sebenarnya beruntung, di mana mengalami beberapa kecelakaan besar tanpa sampai membuatnya menderita," ujar Schwantz.

Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, memacu motornya pada sesi pemanasan GP Jerman di Sachsenring, Minggu (2/7/2017).(MOTOGP.COM)
Pebalap Repsol Honda Team asal Spanyol, Marc Marquez, memacu motornya pada sesi pemanasan GP Jerman di Sachsenring, Minggu (2/7/2017).(MOTOGP.COM) ()

Target Marquez "Less Crash"

Marquez sendiri mengakui, di mana salah satu tujuan utamanya untuk 2018, selain mendapat gelar juara dunia kelima, dirinya juga bertekad untuk bisa menurunkan angka kecelakaannya di trek.

Marc Marquez di MotoGP Qatar 2017
Marc Marquez di MotoGP Qatar 2017 (motorsport.com)

"Salah satu target untuk tahun depan adalah mempertahankan kecepatan saya, tapi dengan sedikit penurunan angka kecelakaan atau jatuh," kata Marquez.

Baca: Bukan Pertama Kali, Pencuri Ternak Tinggalkan Isi Perut Sapi di Jalanan Oebelo Amanuban Selatan

"Intinya jangan membuat kesalahan yang sama pada saat balapan, seperti kejadian terjatuh saya di Argentina dan Austin. Membuat saya harus beristirahan di musim dingin ini untuk berpikir. Tentu ini adalah sesuatu yang bisa kami ubah di masa depan, dan mencoba bersikap realistis dalam perjalanan," ucap Marquez.(*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved