PosKupang/

Diduga Kekurangan Bahan, Gedung SDN Oevetnai Telat Rampung

Pembangunan SDN Oevetnai di Desa Weulun, Kecamatan Wewiku tidak rampung sesuai target. Ini penjelasannya

Diduga Kekurangan Bahan, Gedung SDN Oevetnai Telat Rampung
Pos Kupang/Dion Kota
Para tukang sedang pasang keramik bangunan SDN Oevetnai, Kabupaten Malaka 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Pembangunan gedung sekolah SDN Oevetnai di Desa Weulun, Kecamatan Wewiku tidak rampung sesuai target.

Jika awalnya panitia pembangunan menargetkan gedung sekolah tersebut akan rampung pada 23 Desember 2017 lalu, namun hingga Rabu, (3/1/2017) pembangunan gedung sekolah yang menggunakan dana DAK senilai 600 juta tersebut belum juga rampung.

Pantauan pos kupang, nampak gedung sekolah dengan empat ruang kelas dan satu kamar WC masih dalam proses pengerjaan.

Terlihat seorang tukang sedang memasangan kramik di salah satu ruangan kelas. Plafon teras ruang nampak belum terpasang higga rangka baja atap terlihat masing bergelantungan.

Daun pintu dan jendela ruangan pun masih terlihat bolong, hanya kosen pintu dan jendela yang sudah terpasang.

Ruangan kamar WC nampak belum dipasangi kramik masih berupa lantai kasar. Pintu ruang kamar WC nampak belum dipasang.

Seorang tukang yang enggan menyebutkan namanya mengeluhkan lambatnya pasokan bahan bangunan sehingga menghambat penyelesaian pekerjaan tersebut.

Ia mengaku, sudah mengeluhkan hal tersebut kepada panitia pembangunan namun hingga saat ini pasokan bahan masih juga belum didrop.

"Pak lihat sendiri, mereka suruh kita kerja cepat tapi bahannya tidak ada. Kita mengeluh di panitia pembangunan mereka bilang bahan lengkap tapi mana bahannya. Ini semen sudah habis. Kita datang buruh cepat mau kasih selesai namun bahan tidak ada. Biar saya pulang saja," keluhnya sambil mengambil beberapa perkakas tukang sebelum pergi.

Bangun SDN Oevetnai, Kabupaten Malaka yang belum rampung
Bangun SDN Oevetnai, Kabupaten Malaka yang belum rampung (Pos Kupang/Dion Kota)
Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help