Home »

Sport

» Tenis

Ary Wijana Berpeluang Pimpin Pelti NTT Masa Bakti Tahun 2018-2022

Ary Wijana saat ini masih memegang kepengurusan Pelti NTT dan berpeluang besar untuk kembali memimpin organisasi cabor tenis lapangan

Ary Wijana Berpeluang Pimpin Pelti NTT Masa Bakti Tahun 2018-2022
Ferry Ndoen
POS KUPANG/FERRY NDOEN PELTI- Pengurus Pelti NTT saat bermain tenis di Lapangan Tenis Polda NTT, belum lama ini 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Dokter Ary Wijana yang saat ini Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti NTT berpeluang besar untuk memimpin kembali organisasi cabang olahraga (cabor) tenis lapangan periode empat tahun ke depan.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Pelti Nusa Tenggara Timur (NTT) Rudi Basuki, saat dihubungi, Senin (1/1/2018).

"Dokter Ary Wijana saat ini masih memegang kepengurusan Pelti NTT dan berpeluang besar untuk kembali memimpin organisasi cabor tenis lapangan untuk periode empat tahun ke depan atau periode 2018-2022," ungkap Rudi Basuki.

Rudi Basuki mengakui aspirasi yang ia serap dari 12 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota masih berkeinginan agar dr. Ary Wijana bisa melanjutkan dan memimpin Pengprov Pelti NTT masa bakti 2018-2022.

Rudi mengakui, dibawa kepemimpinan dr. Ary Wijana, organisasi Pelti NTT berjalan baik termasuk pola pembinaan atlet tenis.

"Musda Pelti NTT untuk memilih pengurus baru masa bakti 2018-2022 direncanakan digelar akhir bulan Januari 2018 dalam agenda musyawarah daerah (musda) pemilihan pengurus baru Pelti NTT periode empat tahun ke depan," jelasnya

Menurut Rudi, musda pemilihan sekalian konsolidasi kepengurusan pengurus cabang yang ada di daerah. Dan dalam musda juga dilakukan evaluasi program yang sudah dilaksanakan empat tahun berjalan serta menyusun program kerja empat tahun ke depan.

Sedangkan pengcab Pelti yang akan mengikuti musda pemilihan sebanyak 12 pengcab Pelti kabupaten/kota se NTT yang akan mengikuti musda, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Belu, Sikka, Ende, Manggarai, Flotim, Sumba Timur, Sumba Barat, TTU, Manggarai Timur.

Namun Rudi mengaku sejumlah kabupaten kepengurusannya belum terbentuk seperti Kabupaten Rote Nado, Malaka, Sabu Raijua, Sumba Tengah dan Kabupaten Nagekeo
Rudi juga menjelaskan, Pelti NTT mendorong atlet tenis di kabupaten agar siap menghadapi even akbar PORProv NTT tahun 2018.

"Ajang PORProv akan dipakai guna mencari atlet terbaik untuk persiapan menuju Pra PON tahun 2019. Kita akan bicarakan serta membahasnya saat kegiatan konsolidasi organisasi lewat musda. Juga akan dibahas soal kepengurusan rencana kerja Pelti NTT yang akan menggelar sejumlah even diantaranya kejuaran usia dini yang menjadi salah satu program Pelti NTT," tambahnya.

Dia mengakui pada bulan Maret nanti Pelti NTT akan menggelar kegiatan pelatda termasuk dari kegiatan ini Pelti NTT akan melihat potensi atlet yang ada di daerah menghadapi even PORProv

Rudi mengakui untuk kegiatan multi even cabor tenis tidak mengenal usia pemain. Namun Pelti NTT akan membuat regulasi untuk mengelar even guna menjaring atlet usia dini dan yunior.

Dia juga mengaku saat musda pemilihan pengurus baru nanti, panitia musda akan menggelar coaching clinic pelatihan pelatih serta wasit tenis berlisensi nasional. Panitai akan mendatangkan pelatih nasional, B Nahor dan wasit nasional Yayat sekaligus merupakan penyegaran pelatih dan wasit tenis NTT yang ada di daerah. (fen)

USIA DINI-- Manajer tim Popwil NTT, Rudy Basuki bersama atlet usia dini binaan Pelti NTT, saat latihan di lapangan tenis Polda NTT, di Jalan Soeharto, Kupang, Sabtu (20/9/2014) sore.
USIA DINI-- Manajer tim Popwil NTT, Rudy Basuki bersama atlet usia dini binaan Pelti NTT, saat latihan di lapangan tenis Polda NTT, di Jalan Soeharto, Kupang, Sabtu (20/9/2014) sore. (Ferry Ndoen)
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help