Warga Oesapa Ditemukan Tewas Diduga Akibat Ledakan Petasan

Beberapa saat kemudian, saksi Ricky Tutpai berteriak karena melihat tubuh korban sudah berdarah.

Warga Oesapa Ditemukan Tewas Diduga Akibat Ledakan Petasan
POS KUPANG/DION KOTA
Ilustrasi kembang api 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Abdul Haris Kadir (38), warga RT 39 RW 13, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang meninggal dunia akibat luka robek di bagian perut sebelah kanan pada Minggu (31/12/2017).

Luka ini menurut salah seorang saksi diduga akibat ledakan kembang api.

Baca: Malam Tahun Baru di Maumere, Marselus dan Sakarias Dihadang Gerombolan Pemabuk

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon CN melalui Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto mengatakan, sebelum meninggal, korban bersama para saksi masih sempat minum minuman keras di kos-kosan milik Fence Adam di RT 37 RW 12 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

"Menurut keterangan saksi Lukas Lelangki (46), sebelum meninggal, korban dan para saksi mengonsumsi miras sekitar pukul 13.00 Wita. Kemudian karena minuman habis, mereka membubarkan diri sekitar pukul 14.45 Wita," ujar Didik, Senin (1/1/2018) di Kupang.

Baca: Laka Lantas Akhir Tahun 2017, Maria Tewas di Perempatan Wae Ces, Kota Ruteng

Setelah itu, karena hujan, korban dan saksi lainnya yakni Ricky Tutpai dan Herman Lapi Besi berteduh menuju TKP, sementara saksi lainnya berteduh di kuburan yang berada di samping kos-kosan.

Beberapa saat kemudian, saksi Ricky Tutpai berteriak karena melihat tubuh korban sudah berdarah.

"Masyarakat yang mendengar teriakan tersebut mendatangi dan langsung membawa korban menggunakan mobil menuju Rumah Sakit SK Lerik," tambah Didik.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal dari dokter setempat, penyebab kematian korban belum bisa dipastikan.

Baca: VIDEO: Malam Tutup Tahun 2017, Ini Yang Dikatakan Gubernur NTT

Namun dari keterangan orang yang membawa korban ke RS, yang bersangkutan meninggal karena terkena ledakan kembang api.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi. Hingga kini polisi masih mencari pelaku yang menyebabkan korban meninggal. (*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved