Polsek Umalulu, Sumba Timur Amankan Belasan Sepeda Motor

Polisi punya alasan menahan lima orang oknum pemuda di Sumba Timur. Ini alasan penahanan mereka itu

Polsek Umalulu, Sumba Timur Amankan Belasan Sepeda Motor
Pos Kupang/Robert Ropo
Para pemuda di sumba Timur membuka sendiri knalpot racing di sepeda motor 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Umalulu, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur dibantu oleh sejumlah anggota Brimob dan pihak TNI dari Koramil Umalulu berhasil mengamankan sekitar lima belas kendaraan sepeda motor yang berknalpot Racing.

Kendaraan tersebut digunakan sekelompok pemuda untuk ugalugalan di jalan dan menggangu ketertiban lalu lintas di jalan Raya depan Kompleks Pertokoan, Desa Umalulu, kecamatan setempat di malam pergantian Tahun, Minggu (31/12/2017).

Selain mengamankan sepeda motor knalpot racing tersebut tim gabungan juga berhasil mengamankan lima orang pemuda sebagai pelaku yang membuat keributan tersebut.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH, ketika dikonfirmasi Pos Kupang melalui Kapolsek Umalulu Iptu Jumaeni, Senin (1/1/2018) menjelaskan, pada malam pergantian tahun di wilayah Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur terjadi kegaduhan di sekitar jalan depan kompleks pertokoan Desa Umalulu.

Pemuda di sumba Timur disuruh rusakan sendiri knalpot racing
Pemuda di sumba Timur disuruh rusakan sendiri knalpot racing (Pos Kupang/Robert Ropo)

Sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor yang menggunakan knalpot racing melakukan aksi ugal-ugalan dan menganggu ketertiban lalulintas.

Menyikapi hal tersebut, kata Jumaeni, tim gabungan langsung bergerak cepat dan mengamankan belasan sepeda motor dan lima orang pemuda yang melakukan keributan tersebut.

"Ada sekitar lima belas motor kami amankan karena menggunakan knalpot racing, sedangkan lima orang pemuda yang diamankan terlibat aksi ugal-ugalan di jalan raya yang membahayakan dan menganggu ketertiban," jelas Jumaeni.

Jumaeni mengatakan, setelah diamankan para pemuda tersebut diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut, sementara sepeda motor yang menggunakan knalpot racing langsung dihancurkan sendiri oleh pemilik kendaraan dan mengantikan dengan knalpot standar.

"Para pemuda tersebut kami berikan pembinaan untuk tidak mengulang perbuatannya lagi, sedangkan motor yang menggunakan knalpot racing, kita suruh pemiliknya masing-masing untuk menghancurkan sendiri dan diganti dengan knalpot standar",jelas Jumaeni. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved