Ini Pesan Bupati TTU Saat Acara Natal dan Tahun Baru Bersama

Ini pesan penting dari Bupati TTU untuk warganya dalam acara Natal dan Tahun Baru Bersama

Ini Pesan Bupati TTU Saat Acara Natal dan Tahun Baru Bersama
Pos Kupang/Teni Jenahas
Bupati TTU Raymundus Sae Fernandes didampingi Wakil Bupati Aloysius Kobes saat persiapan bakar lilin perdamaian pada acara Natal dan Tahun Baru bersama, Minggu (31/12/2017) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kegiatan Natal dan Tahun Baru bersama yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten TTU diisi dengan acara doa bersama lintas agama serta pesta kembang api.

Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor bupati TTU, Minggu (31/12/2017).

Kegiatan ini sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan sekaligus momen untuk merajut tali persaudaraan antar umat beragama.

Kegiatan ini diawali dengan perayaan ekaristi yang dipimpin Romo Deken Kefamenanu, Romo Gerardus Salu,Pr. Selanjutnya, doa bersama dari pimpinan agama Muslim, Protestan dan Hindu.

Kegiatan mengusung tema "Tebarkan Kedamaian Berlandaskan Kasih dalam Ume Naek Ume Mese". Diakhir kegiatan ini diramaikan dengan pesta kembang api.

Kegiatan dihadiri Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, Wakil Bupati Aloysius Kobes, Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, pimpinan forkompinda lainnya, Sekda TTU, Yakobus Taek, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan OPD dan ASN lingkup Pemda TTU.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez mengatakan, acara Natal dan Tahun baru bersama merupakan bentuk ucapan syukur kepada Tuhan atas berkat dan rejeki serta bimbingannya bagi pemda TTU dalam mengurus pembangunan daerah selama tahun 2017.

Doa disampaikan oleh para pemimpin lintas agama. Doa lintas agama juga sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan dalam menyambut tahun baru.

Kemudian mempererat rasa persaudaraan dari warga TTU tanpa membedakan suku, agama dan ras.

"Kita berharap dari kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa persaudaraan diantara masyarakat TTU," kata Raymundus.

Bupati dua periode ini mengajak masyarakat TTU agar kegiatan doa bersama itu dijadikan sebagai momen refleksi diri. Jika di tahun 2017 ada hal-hal yang masih kurang hendaknya bisa diperbaiki dan yang sudah bagus dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help