PosKupang/

Mencari Pemimpin untuk New Tourism Territory

Pilkada gubenur dan bupati di NTT 2018 harus menjadi momentum lahirnya para pemimpin baru di NTT yang

Mencari Pemimpin untuk New Tourism Territory
ilustrasi

Oleh: M.N. Aba Nuen
Guru SMAN Kualin, Kabupaten TTS

POS KUPANG.COM - Euforia pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali akan melanda publik di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pilkada 2018 akan dilaksanakan untuk memilih gubernur NTT dan bupati di sepuluh kabupaten (Timor Tengah Selatan, Kupang, Alor, Rote Ndao, Ende, Sikka, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Nagekeo dan Kabupaten Manggarai Timur).

Pilkada gubenur dan bupati di NTT 2018 harus menjadi momentum lahirnya para pemimpin baru di NTT yang menempatkan investasi di bidang pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Pemerintah pusat pada tahun 2011 meluncurkan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), telah mendesain tema pembangunan di Indonesia.

Pemerintah menetapkan enam koridor ekonomi di mana NTT, NTB dan Bali berada dalam koridor ekonomi dengan fokus pengembangan di bidang pariwisata, perikanan dan peternakan.

Hal ini lantas ditindaklanjuti dengan manis oleh presiden Jokowi dengan menetapkan sejumlah destinasi wisata unggulan di NTT, Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo dan dunia bawah laut Alor misalnya.

Akronim NTT kemudian populer dengan New Tourism Territory. Maka, gubernur dan bupati terpilih nanti wajib punya perspektif pembangunan dengan salah satu basis utama adalah pariwisata.

Peluang prospektif bagi anak-anak NTT ada di sektor tenaga kerja. Kita ingin agar kapal pesiar yang lalu lalang di perairan Alor, Labuan Bajo, ada banyak anak NTT yang bekerja di dalamnya.

Pelayan hotel, biro perjalanan, tour guide, pengusaha transportasi, pegiat kuliner, pengusaha cinderamata, kalau bisa semua melibatkan putra putri NTT. Caranya?

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help