Korupsi di Indonesia Masih Terjadi Lantaran Kurang Tegasnya Jokowi

Ini komentar ICW terkait dengan masih banyaknya kasus tindak pidana korupsi di Indonesia saat ini

Korupsi di Indonesia Masih Terjadi Lantaran Kurang Tegasnya Jokowi
net
ilustrasi

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menyebut bahwa kasus korupsi di dalam negeri tetap banyak terjadi.

Pihaknya belum puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo dalam pemberantasan korupsi.

"Ya, kalau kami sih masih belum puas. Kasus korupsi masih tetap banyak dari hulu sampai hilir," kata Ade di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Menurut Ade, korupsi di Tanah Air masih terjadi lantaran kurang tegasnya Jokowi.

"Pemberantasan korupsi masih lebih ditekankan pada sisi hilir bukan pada sisi hulu," kata Ade.

Ade berharap, kinerja Jokowi akan pemberantasan korupsi dapat diperbaiki.

Apalagi, jika Jokowi terpilih untuk kedua kali sebagai Presiden dalam Pilpres 2019.

Caranya, dengan memanfaatkan dukungan partai politik kepada mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Jokowi tidak bisa memaksimalkan partai pendukung untuk kepentingan penguatan dan pemberantasan korupsi. Tapi justru malah tersandera oleh partai pendukungnya. Saya kira hal-hal itu yang membuat kami masih belum puas," kata dia. (*)

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul: ICW: Era Jokowi, Korupsi Tetap Banyak dari Hulu sampai Hilir

Editor: Marsel Ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help