Kabupaten Manggarai Timur Butuh ASN Pekerja Keras

Ini salah satu alasan mendasar mengapa perlu adanya mutasi jabatan di lingkup Pemkab Manggarai Timur

Kabupaten Manggarai Timur Butuh ASN Pekerja Keras
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Bupati Manggarai Timur, Drs. Yoseph Tote, M.Si 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | BORONG - Bupati Manggarai Timur (Matim), Drs.Yoseph Tote mengatakan, penempatan pejabat struktural yang di Pemkab Matim harus benar-benar memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai tuntutan tugas pokok dan fungsi jabatan.

Penegasan Bupati Tote ini disampaikan saat melantik 84 pejabat di Aula Setda Kabupaten Matim, Jumat (22/12/2017) pagi.

Pelantikan pejabat di Matim yang dihadiri Sekda Matim,Drs. Matheus Ola Beda,sejumlah pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Manggarai, Yosefina M.S. Tote, saksi rohaniwan dan keluarga pejabat merupakan hal yang penting dilakukan.

Baik sebagai langkah untuk regenerasi maupun untuk menyediakan pempimpin yang berkualitas, profesional dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

"Pelantikan pejabat merupakan jawaban atas tuntutan tugas dan keberlangsungan pelayanan publik. Tentu semua PNS yang telah memenuhi syarat, memiliki kesempatan yang sama untuk diangkat dalam suatu jabatan pemerintah. Di sini tidak saja untuk mengisi jabatan yang lowong," kata Bupati Tote.

Bupati Tote menyebut, 84 pejabat yang dilantik guna mencari pejabat yang benar-benar memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai tuntutan tugas pokok dan fungsi jabatan.

Bupati Tote menekankan,agar pejabat yang dilantik melakukan pembinaan karir agar PNS semakin berkembang baik dalam pengetahuan dan kemampuan, maupun sebagai sarana melatih PNS untuk secara bertahap belajar menerima tanggung jawab dalam kegiatan administrasi pemerintahan guna melayani masyarakat.

"Kabupaten Matim membutuhan aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan masyarakat untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan. Rotasi, mutasi, atau pun promosi suatu jabatan merupakan bagian dinamisasi, proses penyegaran, dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi," ujarnya.

Pertimbangan kualifikasi, kompetensi dan kinerja tetap merupakan dasar yang ditetapkan untuk mengangkat bapak ibu dalam jabatan sekarang.

Untuk itu, bapa ibu dituntut untuk lebih menunjukan kualitas diri yang diwujudkan dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help