Jembatan Belum Rampung, Kendaraan Menumpuk di Dadiwuwu Mbay

Kendaraan yang keluar masuk Kota Mbay terpaksa diarahkan lewat jalur alternatif dengan melintasi kali mati.

Jembatan Belum Rampung, Kendaraan Menumpuk di Dadiwuwu Mbay
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Antrean kendaraan di pintu masuk keluar Kota Mbay, tepatnya di Dadiwuwu, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (23/12/2017). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Antrean kendaraan roda dua dan roda empat terjadi di pintu masuk keluar Kota Mbay, tepatnya di Dadiwuwu, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Kondisi tersebut dipicu pengerjaan jembatan Dadiwuwu yang belum juga tuntas.

Pantauan Pos-Kupang.com di Dadiwuwu, Sabtu (13/12/1017) sore, antrean kendaraan mencapai satu kilometer.

Kendaraan yang keluar masuk Kota Mbay terpaksa diarahkan lewat jalur alternatif dengan melintasi kali mati.

Jika hujan turun, pengendara harus melewati Marapokot yang jaraknya puluhan kilometer.

Seorang pengguna jalan, Yopi mengatakan seharus pekerjaan jalan dan jembantan di jalur ramai seperti Dadiwuwu-Danga diprioritaskan.

Mestinya pengerjaan lebih awal sehingga tidak menghambat atau mengganggu lalu lintas barang dan jasa.

"Kalau dilepas akhir tahun, begini nasibnya. Masyarakat jadi korban. Kalau hujan turun, jalur alternatif tidak bisa dilewati lagi. Terpaksa harus putar jauh lewat Marapokot dan Nangadhero," kata Yopi saat ditemui Sabtu sore.

Kondisi jalan alternatif yang tidak memadai menyebabkan beberapa kendaraan roda empat kesulitan untuk melintasi jalur tersebut.

Agar bisa melintas, para pengemudi terpaksa harus menurunkan penumpang terlebih dahulu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nagekeo Syarifudin Ibrahim mengatakan jangka waktu pekerjaan tersebut sesuai kontrak sampai 31 Desember 2018.

Syarif Ibrahim memastikan pada tanggal 29 Desember 2017 pekerjaan harus sudah selesai

Meski sudah selesai, namun Syarif Ibrahim mengatakan jembatan senilai Rp 2.533.600.000,00 yang dikerjakan PT. Mumeng Jaya Abadi belum bisa dilalui kendaraan pada saat Natal dan Tahun Baru.

"Setelah selesai dicor, butuh waktu 21 hari lagi untuk bisa dilintasi kendaraan. Jadi pada saat Natal dan Tahun Baru kendaraan belum biaa melintasi Jembatan Dadiwuwu," kata Syarif saat ditemui di lokasi pembangunan jembatan Dadiwuwu, Sabtu sore. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help