Masalah Transportasi di Manggarai Timur, Elmo Sebut Jalan Raya ke Desanya Jalur Maut

Jalan tanah yang kini sudah berlubang dan berlumpur belum diperbaikki pemerintah.

Masalah Transportasi di Manggarai Timur, Elmo Sebut Jalan Raya ke Desanya Jalur Maut
FOTO ILUSTRASI
Ilustrasi jalan rusak 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Elmo Barsito, warga Desa Compang Necak, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melukiskan jalan raya ke desanya merupakan jalur maut.

Kenapa jalur maut? Menurutnya, ruas jalan sepanjang 13 km itu sudah rusak parah dan sangat tidak nyaman jika dilintasi pada musim hujan seperti saat ini.

Jalan tanah yang kini sudah berlubang dan berlumpur belum diperbaikki pemerintah.

"Jalur maut karena sudah rusak berat dan sejak Indonesia merdeka belum pernah tersentuh pembangunan akibat belum diperbaiki," kata Elmo.

Jalan rusak sepanjang 13 km membuat waktu tempuh ke desanya harus berjam-jam.

"Jika kita melintas hanya kekesalan dan rasa letih karena jalannya tidak semulus yang dibayangkan pengguna jalan. Belum diaspal lalu jalan berlumpur serta berlubang membuat pengguna jalan pusing dan stres,"papar Elmo.

Elmo mengungkapkan, ruas jalan Benteng Jawa - Desa Compng Necak belum pernah disentuh aspal.

"Kendaraan jenis apa saja tidak bisa melintas. Pada musim hujan, karena  kondisi jalan yang rusak, membuat warga menggunakan kuda untuk mengangkut komoditi ke pasar dan ke kota," papar Elmo.

‪Elmo mengatakan, pengguna jalan yang melintas biasanya berjalan kaki sepanjang belasan kilometer lalu berkeringat di seluruh badan.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help