Patut Ditiru! FPRB Tanam 1100 Anakan Bakau dan Waru

Ini alasan mengapa forum pengurangan resiko bencana (FPRB) Nagekeo sangat getol menanam bakau dan waru

Patut Ditiru! FPRB Tanam 1100 Anakan Bakau dan Waru
Pos Kupang/Adiana Ahmad
FPRB Nagekeo bersama masyarakat Woewutu melakukan penanaman pohon pandan, Waru dan Bakau di Pantai Woewutu, Kecamatan Nangaroro, Jumat (15/12/2017) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Nagekeo bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Resiko Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Nagekeo, Jumat (15/12/2017) kembali melakukan penanaman pohon di pantai yang ada di daerah itu.

Kali ini giliran Pantai Woewutu dan Podenura, Kecamatan Nangaroro yang ditanami pohon. Ada 600 pohon bakau dan 500 pohon waru yang ditanam di sepanjang pantai di dua desa tersebut.

Kegiatan tersebut melibatkan para siswa dan guru dari SMKN 1 Nangaroro, SMP Podenura, Polsek Nangaroro, Babinsa, Para staf Kecamatan Nangaroro, Masyarakat Woewutu dan Podenura .
Selain pohon waru dan pohon bakau, FPRB Nagekeo bersama masyarakat Nangaroro juga menanam 700 pohon pandan di Woewutu dan Podenura.

Ketua FPRB Nagekeo, Marsel Mau yang ditemui di sela-sela kegiatan penanaman bakau dan waru di Woewutu dan Podenura mengatakan, kegiatan itu merupakan upaya FPRB untuk mengurangi resiko bencana di sepanjang Woewutu dan Podenura.

Apalagi di sepanjang Woewutu dan Podenura, kata Marsel, sering terjadi abrasi akibat gelombang pasang.

Kata dia, program penanaman pohon di pantai dan mata air serta lokasi strategis akan terus dilakukan FPRB Nagekeo untuk mengurangi resiko bencana di daerah itu. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help