Operasional Delapan Koperasi di Ende Dihentikan

Ini penjelasan kepala dinas koperasi kabupaten ende terkait koperasi yang tidak aktif di daerah itu

Operasional Delapan Koperasi di Ende Dihentikan
Pos Kupang/Romualdus Pius
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Ende, Efraim Diakon Ngina 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Operasipnal 8 buah koperasi di Kabupaten Ende dihentikan oleh Depertemen Koperasi RI karena koperasi tersebut sudah tidak aktif yang ditandai dengan tidak digelarnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) tiga tahun berturut-turut.

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Ende, Efraim Diakon Ngina mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Rabu (14/12/2017) di Ende ketika dikonfirmasi mengenai keberadaan koperasi di Kabupaten Ende.

Efraim yang didampingi Kabid Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi Kabupaten Ende, Nur Hidayat mengatakan, sebelumnya di Kabupaten Ende terdapat 114 koperasi yang berbadan hukum namun demikian dari jumlah tersebut berkurang menjadi 106 karena 8 koperasi dihentikan kegiatan oleh Depertemen Koperasi RI karena tidak pernah aktif lag.

Hal itu ditandai dengan tidak digelarnya RAT yang merupakan roh dari koperasi itu sendiri.

"Yang namanya sebuah koperasi tentu harus ada RAT dalam setiap tahun anggaran sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada anggota namun kalau tidak pernah RAT maka keberadaan koperasi tersebut tentu dipertanyakan,"kata Efraim.

Namun yang terjadi dengan 8 koperasi, kata Efraim, mereka tidak pernah menggelar RAT selama tiga tahun berturut-turut sehingga Depertemen Koperasi RI melalui Dinas Koperasi Kabupaten Ende menghentikan operasi kegiatan yang itu artinya 8 koperasi tersebut dilarang melakukan kegiatan koperasi sebagaimana layaknya koperasi pada umumnya.

Terkait dengan dihentikan operasional 8 buah koperasi, kata dia, hendaknya dapat menjadi pelajaran bagi koperasi lainnya yang masih aktif untuk melakukan kegiatan koperasi sesuai dengan aturan yang berlaku agar dengan demikian keberadaanya tidak dihentikan oleh pemerintah.

"Minimal menggelar RAT setiap tahun namun kalau tidak menggelar RAT selama tiga tahun berturut-turut maka keberadaan koperasi tersebut bisa dihentikan operasinya," kata Efraim.

Tentang keberadaan 106 koperasi yang ada saat ini, Efraim mengatakan bahwa semuanya dalam kondisi baik yang ditandai dengan pelaksanaan RAT yang digelar setiap tahun dan diharapkan agar hal tersebut terus dipertahankan sehingga menjadi sebuah koperasi yang benar-benar maju untuk kesejateraan semua anggota.

Tentang peran dari pemerintah terhadap koperasi yang ada di Kabupaten Ende, Efraim mengatakan bahwa meskipun sudah tidak lagi memberikan bantuan modal usaha sejak 2015 kepada koperasi namun demikian pemerintah tetap memberikan pendampingan juga evaluasi serta monitoring kepada masing-masing koperasi guna memastikan bahwa koperasi yang ada berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Kalau untuk bantuan keuangan sebagai modal usaha memang sudah tidak diberikan namun demikian pemerinah tetap memberikan bantuan berupa peralatan kerja kepada koperasi," kata Efraim.

Efraim mengatakan bahwa saat ini koperasi di Kabupaten Ende telah cukup berkembang dan oleh karena itu pihaknya berharap agar hal itu terus dipertahankan demi kesejahteraan semua anggota koperasi. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved