Beli Tahu dan Tempe di Pasar Motaain, Empat Warga Timor Leste Ditangkap

Mereka yang ditangkap teridentifikasi bernama Cergio Maria (42), Elsa Sanches (49), Joao Darna Falo (30) dan Damiano Tanepo (17).

Beli Tahu dan Tempe di Pasar Motaain, Empat Warga Timor Leste Ditangkap
istimewa
Empat warga Timor Leste saat dideportasi di PLBN Motaain, Rabu (13/12/2017) 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Empat warga negara Republik Demokratik Timor Leste ditangkap pihak Imigrasi Indonesia di Motaain, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Rabu (13/12/2017).

Mereka yang ditangkap teridentifikasi bernama Cergio Maria (42), Elsa Sanches (49), Joao Darna Falo (30) dan Damiano Tanepo (17).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Atambua, Azwar Anas mengatakan mereka masuk ke Indonesia secara ilegal.

Dari penelusuran pihak Imigrasi, terungkap bahwa mereka masuk secara ke Indonesia tanpa dokumen perlintasan hanya untuk membeli tahu dan tempe di pasar tradisional Seroja Motaain.

"Kebetulan mereka hanya punya KTP. Dari wawancara awal tidak punya dokumen jadi kita dalami di kantor di Atambua. Ternyata mereka penduduk yang beli tahu dan tempe di pasar," kata Azwar saat dikonfirmasi, Rabu sore.

Mereka masuk tanpa membawa dokumen perlintasan sehingga diamankan. Tidak masuk melalui portal PLBN Motaain dan saat kembali dicegat petugas Imigrasi.

"Mereka datang di hari pasar. Mereka tidak membawa paspor. Jadi kita tanya masuk dari mana? Mereka bilang masuk dari samping pos yang ada Pamtas TNI itu. Katanya sudah biasa. Mungkin selama ini tidak ketahuan. Sekarang ini saya ketat di perbatasan siapapun melintas harus memiliki dokumen," ujar Azwar.

Setelah melalui proses pemeriksaan, lanjut Azwar, empat warga ini dipulangkan melalui PLBN Motaain dan diserahkan kepada pihak Timor Leste.

"Intinya dari deportasi itu kita ingin menyampaikan bahwa Imigrasi Indonesia itu ada dan melakukan penegakan hukum bagi pelintas illegal sehingga kedepan mereka sampaikan kepada saudara di timor leste bahwa imigrasi indonesia sudah ketat. Tidak seperti dulu," katanya.

Informasi lain yang diperoleh Pos Kupang.com di Atambua, bahwa keempat warga Timor Leste tersebut melintas ke wilayah Indonesia melalui pintu Portal PLBN Motaain yang saat itu belum terbuka dengan tujuan hendak berbelanja di Pasar Seroja Motaain.

Pada saat selesai berbelanja dan hendak kembali ke Timor Leste, empat warga ini melewati mess Imigrasi Motaain sehingga ditahan oleh petugas imigrasi.

Empat warga Timor Leste ini lantas dibawa ke Kantor Imigrasi Atambua untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Selanjutnya, empat warga Timor Leste diserahkan kepada pihak Imigrasi Timor Leste oleh Kepala Divisi Kanwil Imigrasi Kupang, Erwin R. Wantania di Kantor Imigrasi Timor Leste. (*)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved