Pilkada Ende

Anggaran Pengamanan Pilkada Ende Rp 6,1 Miliar

Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim mengungkapkan sebenarnya Polres Ende mengajukan anggaran Rp 7 miliar.

Anggaran Pengamanan Pilkada Ende Rp 6,1 Miliar
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim menabur bunga di Pelabuhan Ende, Jumat (10/11/2017). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ende tahun 2018 mendatang, Polres Ende membutuhkan anggaran Rp 6,1 miliar.

Dana tersebut diperuntukan bagi 528 polisi yang terlibat pengamanan Pilkada serta kebutuhan lainnya.

Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim mengungkapkan sebenarnya Polres Ende mengajukan anggaran Rp 7 miliar.

Namun setelah dilakukan sinkronisasi sehingga anggaran yang dialokasikan Rp 6,1 miliar.

Ardiyan mengatakan anggaran akan dipergunakan semata-mata untuk pelaksanaan pengamanan selama proses Pilkada berlangsung dan tentunya akan dipertanggungjawabkan setelah proses Pilkada selesai.

Berdasarkan pemetaan oleh polisi, lanjut Ardiyan, sejauh ini tingkat keamanan masih relatif stabil dan diharapkan hal tersebut tetap terpelihara sampai dengan proses Pilkada selesai dan seterusnya.

Dikatakan bahwa keberadaan aparat keamanan baik itu TNI dan Polri maupun unsur pemerintah lainnya hanya bersifat mengamankan namun keamanan yang utama dan pertama ada dalam diri masyarakat itu sendiri.

Oleh karena itu diharapkan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga diri dan lingkungan sekitarnya untuk tetap aman.

Ardiyan mengatakan apabila terjadi masalah yang terkait dengan Pilkada Ende maka harus segera dilaporkan ke aparat keamanan terdekat atau pengawas Pemilu untuk segera diselesaikan dan jangan lapor ke teman-teman lainnya karena hal itu bukan untuk menyelesaikan persoalan namun justru akan semakin memperkeruh suasana.

Ardiyan juga mengatakan selain bertugas menjaga keamanan, polisi juga akan siap membantu mendistribusikan logistik Pemilu ke tempat-tempat yang relatif sulit dijangkau oleh kendaraan umum.

"Artinya keberadaan anggota polisi tidak semata-mata hanya menjaga keamanan pada saat proses pencoblosan atau mengawal pendistribusian logistik namun juga akan membantu membawa logistik Pilkada ke tempat yang sulit dijangkau oleh kendaraan umum," ujar Ardiyan.

Ardiyan mengajak semua masyarakat bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help