PosKupang/

Berita Timor Rote Sabu

Direktur PDAM Bikin Gaduh dan Tidak Nongol, Bupati Belu Willy Lay Minta Maaf Kepada DPRD

Bupati Belu Willy Lay meminta maaf secara terbuka kepada anggota DPRD Belu karena menilai Direktur PDAM

Direktur PDAM Bikin Gaduh dan Tidak Nongol, Bupati Belu Willy Lay  Minta Maaf Kepada DPRD
POS KUPANG/EDY BAU-
Ketua Komisi III DPRD Belu, Theodorus F. Seran Tefa memberikan keterangan kepada wartawan terkait pernyataan Direktur PDAM Belu usai sidang Paripurna Senin (11/12/2017) malam. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM|ATAMBUA--Bupati Belu Willy Lay meminta maaf secara terbuka kepada anggota DPRD Belu karena menilai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Belu, Yunius Koi Asa telah membuat gaduh.

Permintaan maaf ini disampaikan Bupati Willy dalam rapat paripurna DPRD Belu, Senin (11/12/2017) malam setelah ada desakan dari sejumlah anggota DPRD Belu meminta Direktur PDAM langsung mengklarifisikasi pernyataannya di Media Sosial Facebook karena menyebutkan keputusan DPRD memangkas anggaran untuk PDAM.

"Saya sebagai atasan langsung meminta maaf karena direktur sudah buat gaduh. Saya akan tegur. Ini menjadi catatan-catatan yang akan kami tindaklanjuti," tegas Bupati Willy.

Bupati Willy berjanji akan meminta Direktur PDAM segera meminta maaf kepada DPRD melalui media yang telah digunakannya.

"Kami akan meminta direktur meminta maaf di media atau di tempat dia posting atas kegaduhan yang telah ditimbulkan," ujar Bupati Willy.

Pantauan Pos Kupang, suasana sidang paripurna DPRD dengan agenda laporan hasil pembahasan Badan Anggaran dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah ini memanas saat Ketua Komisi III, Theodorus F. Seran Tefa meminta agar Direktur PDAM segera tampil untuk mengklarifikasi pernyataannya di media sosial terkait penyertaan modal senilai Rp 10 miliar.

Menurutnya, pernyataan yang dimuat pada media sosial tersebut telah memojokkan DPRD secara lembaga "Kami minta segera tampil dan klarifikasi, " tegas Theodorus.

Penyampaian Theodorus ini disambut anggota DPRD lainnya, Manuel Do Carmo yang mengatakan bahwa Direktur PDAM harusnya hadir pada saat pembahasan bukan malah mengutus stafnya untuk bisa menjelaskan kepada DPRD.

"Direktur ngotot mengapa tidak hadir saat pembahasan?" ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help