Asyik Pesta Miras, 17 Siswa SMA Diamankan Polsek Malaka Tengah

Para siswa SMA di Kabupaten Malaka diciduk polisi gara-gara miras. Ini pernyataan pihak sekolah

Asyik Pesta Miras, 17 Siswa SMA Diamankan Polsek Malaka Tengah
Pos Kupang/Dion Kota
Siswa SMA di Kabupaten Malaka diciduk polisi saat pesta miras di gubuk tua 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Sebanyak 17 Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dari SMA Negeri Harekakae dan SMA Bina Mandiri diciduk aparat Polsek Malaka Tengah, Selasa (12/12/2017) saat mereka lagi asyik mengkonsumsi miras di gubuk tua yang terletak di kawasan, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah.

Usai diciduk, para remaja tanggung langsung dibawa ke SMA Negeri Harekakae guna didata dan diberikan pembinaan oleh pihak sekolah.

Kapolsek Malaka Tengah, AKP Renaldi Hastomo mengatakan, ke-17 pelajar SMA tersebut terjaring dalam razia cipta kondisi menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2018.

Saat dilakukan razia, para pelajar tersebut kedapatan sedang mengkonsumsi minuman beralkohol. Usai diamankan, para pelajar lalu diserahkan ke pihak sekolah guna dilakukan pembinaan.

"Sangat kita sayangkan anak-anak pelajar malah mengkonsumsi minuman beralkohol saat jam pelajaran tengah berlangsung. Untuk itu, kita amankan para pelajar tersebut lalu kita serahkan ke pihak sekolah guna diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya," ungkap Renaldi.
Terkait Razia cipta kondisi menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Renaldi menjelaskan, razia tersebut akan terus dilakukan hingga perayaan tahun baru selesai.

Sasaran dalam razia tersebut antara lain, petasan, minuman beralkohol, senjata tajam, terorisme dan premasnisme yang dapat menganggu keamanan dan kenyamanan jelang perayaan Natal dan tahun baru.

Dalam waktu dekat, jajaran Polsek Malaka Tengah Juga akan melakukan razia kos-kosan guna menertibkan para penghuni kos dan aksi kumpul kebo.

"Kita berharap ada partisipasi aktif dari masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman sehingga perayaan Natal dan tahun baru bisa berlangsung dalam kondisi yang kondusif," pintanya.

Sementara itu, kepala sekolah SMA Negeri Harekakae, Robert Bria Tahuk mengaku kecewa dengan aksi siswa binaanya yang kedapatan mengkonsumsi alkohol disaat jam pelajaran masih berlangsung.

Ia mengatakan, akan memanggil para orang tua siswa tersebut untuk sama-sama melakukan pembinaan terhadap para siswa yang kedapatan mengkonsumsi alkohol.

Sedangkan untuk sanksi dari pihak sekolah kepada para siswa akan ditentukan melalui rapat dewan guru.

"Saya sudah perintahkan staf saya untuk panggil orang tua siswa yang kedapatan mengkonsumsi minuman beralkohol. Hal ini kita lakukan karena pembinaan terhadap para siswa merupakan tugas kita bersama. Sedangkan sanksi dari pihak sekolah akan ditentukan melalui rapat dewan guru," tegasnya.

Pantauan pos kupang, ke-17 siswa diciduk aparat Polsek Malaka Tengah di sebuah gubuk tua yang terletak di tengah hamparan persawahan, Desa Wehali. Usai diciduk, para siswa yang rata-rata mengenakan seragam olah raga ini langsung diangkut menggunakan mobil polisi dan dibawa ke SMA Negeri Harekakae. Sesampai di sekolah, ke-17 siswa tersebut dibawa menuju ruang guru guna didata dan diberikan pembinaan. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved