Aliansi Pemuda Sumba Siap Untuk Perangi Koruptor

Para pemuda di Sumba Timur memberi istilah ini buat para koruptor di negeri ini

Aliansi Pemuda Sumba Siap Untuk Perangi Koruptor
Pos Kupang/Robert Ropo
Aliansi Pemuda Sumba sedang melakukan aksi demonstrasi di Waingapu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Untuk memperingati hari anti korupsi Internasional pada tanggal 9 Desember 2017, Sekitar 200 lebih orang mahasiswa di Sumba Timur dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Komunitas Ana Humba dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Lewa (IKPML) yang bergabung dalam Aliansi Pemuda Untuk Sumba mengelar aksi demo untuk melawan korupsi.

Aksi demo yang menggelar orasi tersebut dilaksanakan sepanjang jalan Nasional Trans Sumba di Kota Waingapu mulai dari lapangan Rihi Eti Prailiu dan berakhir di Taman Kota Waingapu, Sabtu (9/12/2017) sore.

Dalam aksi orasi tersebut sejumlah orator menyampaikan orasi mahasiswa siap berperang terhadap pelaku kejahatan koruptor.

Aliansi Pemuda Sumba sedang melakukan aksi demonstrasi di Waingapu
Aliansi Pemuda Sumba sedang melakukan aksi demonstrasi di Waingapu (Pos Kupang/Robert Ropo)

Mahasiswa siap mengawasi proses pembangunan di kabupaten Sumba Timur, jika ditemukan indikasi korupsi maka mereka siap melaporkan ke pihak yang berwajib atau aparat penegak hukum.

"Kami hadir hari ini dan ada di tempat ini bukan untuk memperjuangkan kepetingan sendiri, keluarga maupun golongan, tapi kami hadir untuk seluruh rakyat Indonesia. Kami menyuarakan rakyat yang tertindas dari para pelaku koruptor. Para koruptor harusnya dibasmi dari bangsa Indonesia. Satu kata untuk Koruptor 'Terkutuk," ungkap sejumlah orator dalam orasinya.

"Mari kita perangi koruptor, mari kita lawan koruptor mari kita basmi koruptor, sebab pelaku koruptor sebagai pembunuh bangsa dan rakyat Indonesia," ungkap mereka.

Dalam aksi orasi tersebut juga mereka membawa sejumlah poster bertuliskan bermacam-macam, 'koruptor tidak layak ada di Indonesia', 'Jangan biarkan korupsi berkembamg di Indonesia'. 'Perampasan hak jakyat berani korupsi berani mati'. 'Mari kita bersama sama berantas tikus-tikus yang terus meraja lela di negeri ini'.

'Korupsi pantas di katakan sampah buanglah korupsi pada tempatnya.'Mencegah korupsi mulai diri kita sendiri', 'Say no Korupsi' dan sejumlah tulisan poster lainya.

Dalam aksi orasi tersebut juga berteriak salibkan koruptor.
Ketua Aliansi Pemuda Sumba sekaligus ketua Koordinator aksi, Dominggus Damu Tarapanjang ketika ditemui Pos Kupang di sela-sela aksi tersebut mengatakan, aksi tersebut dalam rangka memperingati hari korupsi Internasional. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help