Wow, Asetnya Rp 95,2 Miliar, KSP TLM GMIT Menyasar Kaum Perempuan, Mengapa?

Zesly menyebut aset KSP TLM per Oktober 2017 Rp 95,2 miliar. Saldo pinjaman yang disalurkan kepada anggota sebesar Rp 74,9 miliar

Wow, Asetnya Rp 95,2 Miliar, KSP TLM GMIT Menyasar Kaum Perempuan, Mengapa?
DOKUMEN KSP TLM
JABAT TANGAN- Manager Utama KSP TLM, Zesly Pah (kiri), berjabat tangan dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Nyoman Patra, seusai menandatangani prasasti peresmian Kantor Cabang KSP TLM Cabang Buleleng di Hotel Banyualit, Lovina-Singaraja, Kabupaten Buleleng, Selasa (21/11/2017). 

POS KUPANG.COM- Manager Utama KSP TLM, Zesly Pah, menjelaskan  Koperasi Simpan Pinjam ( KSP) TLM GMIT berdiri tahun 2011 sebagai Koperasi Primer Tingkat Provinsi dan bulan September 2013 menjadi Koperasi Primer Tingkat Nasional.

"KSP TLM adalah Koperasi Primer Tingkat Nasional Pertama yang berasal dari NTT. Kehadiran kami membawa visi dan misi untuk melayani masyarakat miskin di Indonesia, sehingga ketika kami melakukan survei di Bali, pertimbangan kami adalah kami harus memilih daerah dengan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi, karena itu kami memilih Buleleng. Sasaran utama pelayanan kami adalah kaum perempuan, karena kaum perempuanlah yang menjadi ujung tombak dalam pengaturan keuangan rumah tangga, dan dengan melayani kaum perempuan, kami melayani keluarga," ujar Zesly dalam seremoni peresmian Kantor Cabang KSP TLM Cabang Buleleng di Hotel Banyualit, Lovina-Singaraja, Kabupaten Buleleng, Selasa (21/11/2017).

Zesly juga menyebut aset KSP TLM per Oktober 2017 sebesar Rp 95,2 miliar. Saldo pinjaman yang disalurkan kepada anggota sebesar Rp 74,9 miliar. Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun berjalan sampai Oktober 2017 sebesar Rp 5,59 miliar.

"Kami bertumbuh dengan baik. Karena itu jangan ragu untuk bergabung menjadi anggota peminjam maupun penabung. Kami sangat memperhatikan kepercayaan anggota, karena itu kami memiliki audit internal yang mengaudit 100% staf dan anggota. Kami diaudit oleh akuntan publik setiap tahun, pengawasan oleh Kementrian Koperasi & UKM RI, penilaian kesehatan koperasi oleh Kementerian Koperasi & UKM RI," tambah Zesly. (eni)

Penulis: Benny Dasman
Editor: Benny Dasman
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help