Berita Flores Lembata Alor

Wah, Pol PP Sita 1.050 Bungkus Rokok Baru di Labuan Bajo

label cukainya tertulis isi 12 batang, padahal isinya 16 batang bahkan 20 batang, diduga label bea cukainya palsu.

Wah, Pol PP Sita 1.050 Bungkus Rokok Baru di Labuan Bajo
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Suasana saat Pol PP Mabar lakukan operasi penertiban produk rokok di sejumlah toko di Labuan Bajo, Jumat (8/12/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

POS KUPANG.COM|LABUAN BAJO--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menyita 1.050 bungkus rokok merk baru yang dijual di dua toko di Labuan Bajo, yaitu Toko Metro dan Toko Labuan Indah, Jumat (8/12/2017).

Ribuan rokok itu diisi dalam 105 slot dan per slotnya berisi sepuluh bungkus rokok.

Rokok beberapa merk itu disita oleh 20 orang personel Pol PP karena kejanggalannya, yakni jumlah batang rokok pada tulisan bandrol berbeda dengan jumlah rokok yang sebenarnya dalam bungkus.

Misalnya pada tulisan label cukainya tertulis isi 12 batang, padahal isinya 16 batang bahkan 20 batang, diduga label bea cukainya palsu.

Selain itu, ada juga rokok yang diduga kdaluwarsa serta menggunakan merk palsu dari merk rokok lain.

"Isi batang rokok di dalam bungkusnya tidak sesuai dengan tulisan bandrolnya. Artinya merugikan dari sisi pajaknya. Dia hanya bayar pajak sesuai jumlah rokok yang tulis di bandrolnya. Kami kwatir ada indikasi yang merugikan masyarakat.
Semuanya merupakan produk baru," kata Kepala Satpol PP, John Karjon kepada wartawan usai penyitaan.

"Bisa juga rokok ini ilegal karena jumlah batangnya tidak sesuai dengan yang ditulis di bandrolnya," kata John.

Beberapa merk rokok yang disita dari dua toko itu, yakni Vokus, X9, Armour, Patriot dan Bossini. Sedangkan yang diduga palsu dan turut disita, yaitu rokok Marlboro.

Rokok Amour hitam dan kombinasi merah hitam jumlahnya 37 slot, Bossini hitam 30 slop, X9 Coklat 18 slot, Vokus Putih 4 bungkus. Sedangkan yang diguga kdaluwarsa, yaitu Bossini satu slot, Samudra satu slot dan Marlboro lima bungkus.

Sementara itu petugas Toko Metro, Adrian mengatakan rokok tersebut mereka dapat dari salasman.

"Ada salas dua orang yang datang nitip rokok itu, nanti baru dibayar. Baru sekitar dua minggu lalu. Beli di salas harga per slot Rp 90 ribu. Harga jualnya saya tidak tahu persis karena bukan saya pemiliknya. Pemiliknya di Surabaya, namanya Cuncun," kata Adrian saat ditemui di Kantor Satpol PP saat dirinya hendak dimintai keterangan oleh petugas Pol PP di kantor itu, Jumat siang.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved