Berita Flores Lembata Alor

Ternyata Ada Kampung Ramah Anak di Kelurahan Kelimutu

Kelurahan Kelimutu merupakan langkah konkret dari pemerintah kelurahan untuk membantu pemenuhan hak anak

Ternyata Ada Kampung Ramah Anak di Kelurahan Kelimutu
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Sejumlah anak di Kelurahan Kelimutu mengikuti Kegiatan Pengukuhan Kampung Ramah Anak, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romoaldus Pius

POS-KUPANG.COM|ENDE--Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah mencanangkan kampung ramah anak di tingkat Kelurahan. Pencanangan kampung ramah anak dilakukan oleh Bupati Ende, Ir. Marsel Petu, Kamis (7/12/2017).

Menurut Lurah Kelimutu, Sardi Cahyadi, kehadiran kampung ramah anak yang berlokasi di RT 17, Kelurahan Kelimutu merupakan langkah konkret dari pemerintah kelurahan untuk membantu pemenuhan hak anak serta sebagai ruang bagi anak untuk meningkatkan dan mengembangkan diri di luar sekolah.

Sardi Cahyadi mengatakan bahwa kampung ramah anak di Kelurahan Kelimutu, merupakan upaya pemerintah untuk memperhartikan pemenuhan kebutuhan dan hak anak.

Menurut Sardi bahwa kehadiran kampung anak bertujuan menghilangkan diskriminasi terhadap anak di Kelurahan Kelimutu. Di tempat tersebut juga disiapkan fasilitas belajar untuk anak.

Dikatakannya, bahwa fasilitas tersebut dapat membantu anak untuk mengembangkan diri di luar jam sekolah.
Menurutnya, fasilitas yang disediakan di kampung ramah anak seperti taman baca untuk anak dan fasilitas penunjang lainnya.

Sardi mengatakan keberadaan kampung ramah anak bertujuan untuk mengisi kekosongan bagi anak di luar jam sekolah.

Terobosan ini dilakukan sebagai salah atu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan atau hak anak di bidang pendidikan.

Selain itu, melalui wadah ini, pemerintah juga memberikan perhatian serius terkait dengan masalah menimpa anak serta tindakan diskriminasi pada anak.

Bupati Ende, Marsel Petu saat pencanangan mengatakan kegiatan pencanangan kampung anak dimaknai sebagai momentum dari semua warga masyarakat di Kelurahan Kelimutu, untuk menempatkan anak pada tempat yang seharusnya sehingga anak tidak lagi menjadi korban eksploitasi dari orang - orang dewasa termasuk keluarga.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved