Tak Ada Kesepakatan, Otto Hasibuan Mundur Sebagai Pengacara Setya Novanto

"Saya melihat belum ada kesepakatan, tidak ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara penanganan satu perkara."

Tak Ada Kesepakatan, Otto Hasibuan Mundur Sebagai Pengacara Setya Novanto
Istimewa
Otto Hasibuan 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Setelah kurang lebih sebulan menjadi kuasa hukum Setya Novanto di kasus dugaan korupsi e-KTP, pengacara Otto Hasibuan memilih mundur.

Pada awak media di KPK, Jumat (8/12/2017), Otto mengaku dirinya mundur lantaran tidak ada kesepakatan yang jelas dalam tata cara penanganan perkara.

"Dalam perjalanannya saya menangnani kasus ini, di antara saya dengan Setya Novanto, saya melihat belum ada kesepakatan, tidak ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara penanganan satu perkara, sehingga kalo tidak ada kesepakatan yang pasti dan jelas tentang suatu perkara tata caranya, itu dapat menjadi kerugian bagi dia dan saya," ungkap Otto.

Selain itu, menurut Otto nantinya itu juga akan berimbas menyulitkan ditinya untuk melakukan pembelaan pada Setya Novanto sebagai kliennya.

"Jadi berdasarkan hal tersebut kemaren saya sudah bertemu dengan Setya Novanto, jam 3 sore. Saya sudah sampaikan ini pada dia langsung, saya harus jujur kepada dia. Saya sampaikan, karena memang di antara kita belum ada tata cara yang pasti, maka saya mengatakan, saya tidak akan meneruskan menjadi kuasa hukum," lanjut Otto.

Otto menambahkan terhitung kemarin dan berlaku hari ini, maka dirinya tidak lagi menjadi kuasa hukum Setya Novanto.

Dia secara resmi telah mengundurkan diri.

Surat pengunduran diri Otto, sudah disampaikan langsung ke Setya Novanto dan juga penyidik KPK yang menangani kasus mega korupsi itu.

Dengan mundurnya Otto, sehingga kini ada dua pengacara yang masih akan mendampingi proses hukum yakni Fredrich Yunadi dan Maqdir Ismail. (Theresia Felisiani)

Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help