PosKupang/

Berita Timor Rote Sabu

Temukan Banyak Warga Tak Punya KTP, Sekcam Raimanuk Ungkap Kendala Warga

Sekarang, satu desa saja sampai ratusan orang yang foto dan urus Kartu Keluarga

Temukan Banyak Warga Tak Punya KTP, Sekcam Raimanuk Ungkap Kendala Warga
ISTIMEWA
Warga Desa Dua Koran, Kecamatan Raimanuk datang ke kantor desa untuk melakukan perekaman E-KTP, Rabu (6/12/2017). 

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA-- "Mesin E-KTP selama ini ditempatkan di Mandeu, tetapi yang foto (rekam E-KTP, red) hanya satu atau dua orang. Sekarang, satu desa saja sampai ratusan orang yang foto dan urus Kartu Keluarga. Kendala mereka di transportasi,"

Demikian Sekretaris Camat Raimanuk, Deny Nahak saat menghubungi Pos Kupang dari Desa Dua Koran ke Atambua, Rabu (6/12/2017). Sekcam Deny mengaku sedang berada di Desa Dua Koran dalam rangka perekaman E-KTP keliling desa-desa.

Dikatakannya, Pemerintah Kecamatan Raimanuk berinisiatif melakukan pola perekaman keliling desa-desa karena dari data yang ada, masih banyak warga di kecamatan ini yang belum memiliki identitas kependudukan.

Sekcam Deny melanjutkan, ternyata warga di desa-desa mengalami kendala transportasi untuk mencapai tempat perekaman E-KTP di Mandeu.

"Kita sementara keliling desa-desa jemput bola untuk rekam. Pertama di Desa Tasain dan hari ini di Desa Dua Koran. Ternyata banyak warga kita yang belum punya identitas kependudukan," ujarnya.

Menurut Sekcam Deny, dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Nikah merupakan syarat bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan pemerintah.

Karena itu, tambahnya, pembenahan basis data kependudukan penting untuk dilakukan sebelum melangkah ke hal lainnya.

"Data diri merupakan syarat utama masyarakat mendapatkan sentuhan pemerintah. Bayangkan kalau masih banyak yang belum ada data kependudukan. Karena bantuan, pendidikan dan kesehatan semua membutuhkan dokumen kependudukan," pungkasnya. (*)

Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help