PosKupang/

Saudi Gencar Serangan Yaman Pasca Kematian Saleh

Perang "wayang" dalam persaingan kawasan, Arab Saudi dengan Iran, telah menewaskan lebih dari 10.000 orang,

Saudi Gencar Serangan Yaman Pasca Kematian Saleh
(REUTERS/Khaled Abdullah)
Asap meninggi di aula kota dimana pesawat perang milik Arab Saudi mengenai pemakaman di Sanaa, ibukota Yaman, Minggu (9/10/2016). 

Masirah mengatakan bahwa serangan udara juga melanda provinsi-provinsi di wilayah utara termasuk Taiz, Haja, Midi dan Saada. Namun tidak ada data yang menunjukkan secara langsung tentang jumlah korban jiwa.

Sebagai tanda dukungan dan pembangkangan, puluhan ribu pendukung Houthi berkumpul di Sanaa pada Selasa, merayakan kematian Saleh. Mereka meneriakkan slogan melawan Saudi dan sekutu-sekutunya.

Perang "wayang" dalam persaingan kawasan, Arab Saudi dengan Iran, telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, dengan lebih dari dua juta lagi terpaksa mengungsi. Hampir satu juta orang terjangkit wabah kolera dan kelaparan mengancam sebagian besar penduduk negara itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa jutaan orang diperkirakan meninggal dalam salah satu tragedi kelaparan terburuk pada zaman moderen, yang disebabkan oleh pihak bertikai menghalangi jalan masuk bagi persediaan bahan makanan.

Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed, meminta semua pihak untuk menahan diri dalam pertemuan Dewan Keamanan.

"Peningkatan permusuhan akan semakin mengancam kehidupan warga dan memperburuk penderitaan mereka," katanya.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pada Selasa bahwa pembunuhan Saleh, dalam jangka pendek, kemungkinan memperburuk keadaan kemanusiaan, yang mengerikan, di negara tersebut, demikian Reuters. *)

Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help