PosKupang/

Saudi Gencar Serangan Yaman Pasca Kematian Saleh

Perang "wayang" dalam persaingan kawasan, Arab Saudi dengan Iran, telah menewaskan lebih dari 10.000 orang,

Saudi Gencar Serangan Yaman Pasca Kematian Saleh
(REUTERS/Khaled Abdullah)
Asap meninggi di aula kota dimana pesawat perang milik Arab Saudi mengenai pemakaman di Sanaa, ibukota Yaman, Minggu (9/10/2016). 

POS KUPANG.COM - Pasukan gabungan pimpinan Saudi semakin gencar melancarkan serangan udara di Yaman pada Rabu sebagai tanggapan terhadap gerakan Houthi, yang memperketat cengkeramannya di ibu kota setelah membunuh mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Arab Saudi dan sekutunya gencar melancarkan serangan, sehari setelah putra Saleh berjanji memimpin serangan melawan Houthi, yang bersekutu dengan Iran.

Campur tangan Ahmed Ali, mantan pemimpin pasukan khusus Penjaga Republik, pernah dipandang sebagai pengganti penerus ayahnya, memberikan gerakan anti-Houthi tokoh potensial setelah pertempuran mengantarkan Houthi mengalahkan pendukung Saleh di ibu kota itu.

Perang Yaman, melibatkan Houthi dan menguasai kendali atas Sanaa, melawan pasukan gabungan pimpinan Saudi pendukung pemerintah dan bermarkas di selatan, mengakibatkan peristiwa yang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa disebut bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Sebelumnya Saleh telah membantu kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara negara, termasuk Sanaa, dan keputusannya untuk beralih kesetiaan dan meninggalkan Houthi dalam

seminggu belakangan adalah perubahan paling dramatis dalam medan perang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu.

Namun, gerakan Houthi dengan cepat menghancurkan pemberontakan pro-Saleh di ibu kota dan membunuh mantan presiden itu.

Jet tempur pasukan Saudi melancarkan puluhan serangan udara, kata kedua belah pihak. Serangan bom menyasar kedudukan Houthi di Sanaa dan di provinsi wilayah utara lainnya.

Stasiun televisi Yaman pro-Houthi, Al Masirah, mengatakan bahwa pasukan sekutu tersebut telah melancarkan serangan bom terhadap rumah Saleh dan rumah-rumah anggota keluarganya yang lain.

Sejumlah warga mengatakan bahwa ledakan keras terdengar di pusat kota Sanaa.

Halaman
12
Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help