PosKupang/

Sakit Perut Lalu Dibawa ke IGD RSUD So'E, Bocah Ini Divonis Akan Mati dalam Dua Jam. Ternyata

Bukan resep obat yang Sila dapatkan melainkan perintah untuk segera menyiapkan operasi.

Sakit Perut Lalu Dibawa ke IGD RSUD So'E, Bocah Ini Divonis Akan Mati dalam Dua Jam. Ternyata
Pos Kupang/Kolase
RSUD So'E 

Masih menurut status yang dituliskan oleh Erik Sanu, pihak dokter sempat memarahi pihak keluarga yang menolak dioperasi.

Namun karena merasa tak masuk akal dengan saran dokter, keluarga tetap pulang.

Setibanya di rumah orangtua bocah tersebut langsung memberikan Sila segelas air panas.

Ajaib! Tak lama berselang bocah ini buang gas dan kondisi perutnya pun membaik.

Kisah Sila Mbatu yang dibagikan akun Facebook Erik Sanu ini langsug dibanjiri komentar oleh anggota grup facebook PEMUDA TTS.

Banyak yang menyayangkan tindakan dokter RSUD So'E.

Netizen menilai dokter tersebut terlalu cepat mengambil keputusan tanpa melakukan pemeriksaan yang intensif.

@Tric Vaneysta Oss: Mmang btul. Bnyak dokter2 di TTS ini yg bekerja pke sistim coba2. Klo di bndingkn antra dokter n mantri at prawat lebih penglman mantri dan prwat dripda dokter. Itu sya almi di RSU tts

@Ppa Imanuel: So'e Aduh kejadian yg terus-menerus di RS SOE.ini hrs ada perhatian serius dr Manejemen dan jg Pemerintah.Bp/ibu Anggota Dawan tolong pantau dulu.memang skg di UGD itu kebanyakan Dr.muda yg br selesai Studi tdk di dampingi olh Dokter Senior.jd akhir2 ini memang banyak masyrakat yg resah terhadap pelayanan RS.atau jgn sampai mau butuh masyarakat turun

@Johnaris Bochel: Pengalaman penting bulan lalu Nenek kami Juga dipaksa operasi dan,ternyata yg operasi dokter praktek dan yg membuat kami menyesal adalah setelah operasi Nenek kami Meninggal dan luka bekas operasi tidak ditutup atau dijahit..... Miris memang kita mau percaya siapa sekarang. Dokter atau Dukun

Halaman
123
Penulis: Djuwariah Wonga
Editor: Djuwariah Wonga
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help