PosKupang/
Home »

News

» Jakarta

Setnov Jilid II

Pengacara Setya Novanto Bantah Ingin Percepat Praperadilan

Untuk itu, kami garis pendiriannya tetap Pasal 82 huruf d KUHAP, baru gugur setelah pemerikasaan pokok perkara dimulai.

Pengacara Setya Novanto Bantah Ingin Percepat Praperadilan
Kompas.com/Robertus Belarminus
Bangku pihak KPK di sidang perdana praperadilan melawan Ketua DPR Setya Novanto nampak kosong. Kamis (30/11/2017) Bangku pihak KPK di sidang perdana praperadilan melawan Ketua DPR Setya Novanto nampak kosong. Kamis (30/11/2017) 

Sementara itu, Kepala Biro Hukum KPK Setiadi menyatakan pihaknya akan menghadirkan lima saksi.

"Kami untuk saksi kurang lebih lima orang. Kalau diizinkan Jumat untuk pembacaan pembelaan kami dan pemeriksaan dokumen," kata Setiadi.

Hakim Kusno memutuskan bahwa putusan praperadilan Novanto akan dibacakan paling cepat pada Kamis (14/12) pukul 15.00 WIB.

"Ini super kilat gitu lho. Nanti kalau super kilat lagi nanti saya putus dikira ada apa. Kalau tidak Kamis pukul 15.00 WIB, kalau tidak Jumat," kata Kusno.

Sebelumnya, sidang perdana Ketua DPR Setya Novanto dalam perkara korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik diagendakan berlangsung 13 Desember 2017, sehari sebelum putusan permohonan praperadilan yang diajukan Setya Novanto.

"Sudah ditetapkan waktu persidangannya yaitu hari Rabu depan, 13 Desember 2017, penetapannya pukul 09.00 WIB," kata juru bicara Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Ibnu Basuki Wibowo pada Kamis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang berlokasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Terkait hal itu, Hakim Kusno pun mengacu pada Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP yang menyebutkan "dalam hal suatu perkara sudah mulai diperiksa oleh Pengadilan Negeri sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan kepada praperadilan belum selesai maka permintaan tersebut gugur".

"Kan perkara sudah dilimpahkan. Untuk itu, kami garis pendiriannya tetap Pasal 82 huruf d KUHAP, baru gugur setelah pemerikasaan pokok perkara dimulai. Kapan pemeriksaan pokok perkara? Sejak hakim yang menyidangkan pokok perkara `ketok palu` membuka sidang perkara," kata dia. *)

Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help