PosKupang/

Merasa Akan Melahirkan, Ibu Ini Dikira Sembelit dan Diabaikan Rumah Sakit, Sang Bayi Akhirnya Tewas

Joanne merasakan sakit seperti akan melahirkan. Namun, setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan jika ia hanya mengalami sembelit.

Merasa Akan Melahirkan, Ibu Ini Dikira Sembelit dan Diabaikan Rumah Sakit, Sang Bayi Akhirnya Tewas
metro.co.uk
Bayi Ava akhirnya meninggal dunia setelah mengamalikerusakan otak serius saat persalinan. 

POS-KUPANG.COM --Seorang bayi yang baru lahir meninggal dunia akibat kesalahpahaman rumah sakit yang mengira sang ibu hanya mengalami sembelit saat hendak melahirkan.

Little Ava lahir dengan kerusakan otak serius akibat kekurangan oksigen pada Juli 2014 lalu.

Semenjak tiga tahun itu, sang ibu, Joanne Farra dan suaminya, James Farra telah menunggu permintaan maaf dari Rumah Sakit Stepping Hill di Stockport, Manchester, Inggris atas kegagalan perawatan saat Joanne melahirkan.

Baca: Ngeri! Asal Pencet Jerawat Pakai Pisau Pengrajin,Pria Ini Jadi Punya Tiga Bibir karena Infeksi Jamur

Mereka ingin memastikan agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi.

Kala itu, Juli 2014, saat wanita 41 tahun tersebut mulai merasakan sakit dan ketidaknyamanan yang luar biasa seperti akan melahirkan.

Joanne Farra menunggu waktu tiga tahununtuk meminta pihak rumah sakit meminta maaf dan berjanji tak melakukan kesalahan yang sama.
Joanne Farra menunggu waktu tiga tahun untuk meminta pihak rumah sakit meminta maaf dan berjanji tak melakukan kesalahan yang sama. (metro.co.uk)

Namun, saat tiba di rumah sakit, dokter menyatakan jika Joanne hanya mengalami sembelit.

"Bahkan, seorang petugas medis menyebutku telah membuang-buang waktu," kisah Joanne, seperti dikutip dari Metro, Kamis (7/12/2017).

Baca: Mata Kerap Bergoyang dan Tangan Bergetar, Bayi Ini Idap Epilepsi Langka, Berikut Tanda-tandanya !

Baru ketika Joanne mengalami pendarahan dan persalinannya dikonfirmasi, petugas medis mengambil tindakan.

Halaman
123
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help