PosKupang/

Luar Biasa! Jauh-Jauh Dari Malaysia Hanya Untuk Kegiatan Ini di Labuan Bajo

Mungkin ada baiknya belajar dari pelajar yang datang dari Malaysia hanya untuk menggelar kegiatan kemanusiaan ini

Luar Biasa! Jauh-Jauh Dari Malaysia Hanya Untuk Kegiatan Ini di Labuan Bajo
Pos Kupang/Servan Mammilianus
Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH (kiri), saat menerima sampah plastik secara simbolis dari pelajar Malaysia 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servan Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pelajar asal Malaysia dari Yayasan Saad, berjumlah 15 orang mengunjungi Labuan Bajo dan menjalankan beberapa kegiatan di kota pariwisata itu, salah satunya memungut sampah di beberapa pulau kecil.

Belasan pelajar bersama pendampingnya itu berada di Labuan Bajo mulai tanggal 2 Desember sampai 7 Desember 2017.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Yanche Usman, menuturkan, sampah-sampah jenis plastik hasil kerja para pelajar itu, diserahkan secara resmi ke pihaknya di Pelabuhan Labuan Bajo, Selasa (5/12/2017).

"Mereka ke beberapa obyek pariwisata dan memungut sampah. Lalu mereka menginginkan agar sampah-sampah itu diterima oleh Pemda. Makanya saya yang terima," kata Yanche saat dikonfirmasi di Kantornya, Kamis (7/12/2017).

Para pelajar Malaysia itu kata dia, mengusulkan ke pemerintah setempat agar menempatkan petugas penanganan sampah di sejumlah pulau kecil tempat tujuan wisatawan di Mabar.

"Usulan itu baik tetapi kami tetap kembali ke kondisi keuangan pemerintah. Apalagi sejumlah pulau kecil itu merupakan wilayah Taman Nasional Komodo," kata Yanche.

Sementara itu, seorang pelajar Malaysia, Yong Qiji, menuturkan bahwa selama berada di Labuan Bajo, mereka bermalam di dalam kapal.

"Kami ke Labuan Bajo ingin belajar tentang budaya lokal dan lingkungan alam sekitarnya karena pulau-pulaunya masih alami," kata Yong dengan Bahasa Malaysianya yang kental, saat ditemui di Pelabuhan Labuan Bajo, Selasa (5/12/2017).

Disampaikannya, tanggung jawab untuk menjaga lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama dari semua orang di dunia.

Pendamping para pelajar, Sam Raza Azis, menyampaikan bahwa para pelajar itu sangat antusias saat tiba di Labuan Bajo.

"Selama di dalam kapal, ada yang masak, ada juga yang bersihkan kapal serta membersihkan sampah di laut," kata Sam.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help