Limitasi Penerapan Inovasi dalam Agribisnis Jagung di NTT

Oleh sebab itu, pemerintah menetapkan NTT sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia. Tanaman jagung

Limitasi Penerapan Inovasi dalam Agribisnis Jagung di NTT
cookpad.com
ilustrasi 

Sedangkan 20x40, artinya jarak antara tanaman dalam baris adalah 20 Cm dan jarak antar baris adalah 40 Cm. Dari contoh ini, maka dapat disimpulkan bahwa salah satu penyebab produksi jagung di NTT masih rendah adalah keterbatasan di dalam memasyaratkan inovasi tentang teknik budidaya terbaru kepada para petani.

Hasil penelitian penulis tahun 2016 sampai dengan 2017 menemukan ada 12 inovasi (inovasi nomor 2 dan 3) yang apabila diterapkan oleh pemerintah NTT akan mengubah secara signifikan produktivitas tanaman jagung di NTT. Salah satu inovasi yang sebaiknya dibumikan oleh pemerintah adalah gerakan untuk menerapkan sistem tanam 1x1: 20x40Cm seperti yang disebutkan di atas.

Penulis yakin, jika ke-12 inovasi tersebut diterapkan secara konsisten maka produktivitas jagung akan naik secara signifikan dan dampak bisnisnya akan mampu mengangkat harkat dan martabat petani di NTT. Hal tersebut mudah dilakukan asalkan ada perubahan paradigma dalam konsep dan aplikasi pembangunan agribisnis jagung di daerah ini. *

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help