PosKupang/

Pilgub NTT: Partai Demokrat Berkoalisi Dengan PKPI

Berbagai hal muncul terkait dengan koalisi partai dalam pilgub NTT. Ini salah satu diantaranya

Pilgub NTT: Partai Demokrat Berkoalisi Dengan PKPI
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdinandus Leu.

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdinandus Leu, mengatakan, PKPI komit berkoalisi dengan Partai Demokrat.

"PKP Indonesia sampai sekarang masih komit berkoalisi dengan Partai Demokrat," jelas Ferdinandus Leu, ketika dihubungi Pos Kupang, Selasa, 5/12/2017).

Ia mengatakan, DPD Demokrat NTT masih membangun komunikasi dengan beberapa partai politik. Semuanya masih dikomunikasikan dengan intens.

Soal nama calon pendamping BKH, menurut Ferdinandus, masih dalam proses pertimbangan antara Benny Litelnoni dan Paul Mella yang sekarang menjabat bupati TTS.

"Soal calon wagub pendamping BKH, harus kami akui ada partai mitra koalisi yang menyodorkan nama Bapak Paul VR Mella, Bupati TTS sekarang. Terkait aspirasi partai mitra koalisi tersebut, kami dalam posisi tidak langsung terima atau tolak. Kami perlu bahas dan pertimbangkan. Kami sepakat untuk mendengarkan aspirasi akar rumput," ungkap Ferdinandus.

Ferdinandus, menjelaskan, kedua nama balon wagub, yakni Benny A. Litelnoni dan Paul VR Mella, pihaknya sedang menjaring aspirasi ditengah masyarakat.

"Kami lempar ke lapangan. Sejauh ini kami masih dalam tahap mengoleksi aspirasi akar rumput terkait kedua tokoh TTS yang mencuat sebagai balon wagub pendamping Pak BKH," ujarnya.

Ia mengungkapkan, mengenai koalisi, sampai saat ini masih intens berproses. Bahkan karena pembentukan koalisi juga terkait erat dengan figur balon wagub, maka proses ini berjalan beriringan dengan tahap penjaringan balon wagub yang sedang berjalan.

"Kami pastikan sampai akhir Desember ini sudah ada kejelasan koalisi dan balon wagub pendamping Pak BKH," demikian Ferdinandus. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help